Berita Kalteng

Balmon SFR Kelas II Palangkaraya Ukur Frekuensi RSPD Kapuas, Begini Hasilnya

Guna mengetahui apakah penggunaan spektrum frekuensi radio telah memenuhi persyaratan teknis dan tidak melebihi parameter standar yang telah ditentuka

Balmon SFR Kelas II Palangkaraya Ukur Frekuensi RSPD Kapuas, Begini Hasilnya
tribunkalteng.com/fadli setia rahman
Plt Kadiskominfo Kabupaten Kapuas H Suwarno Muriyat didampingi Kasi Pengelola Komunikasi Publik Gusti Mahfuz saat bersama Ketua Tim Teknis Balmon SFR Kelas II Palangka Raya Azwari Purba. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Balai Monitor (Balmon) Spektrum Frekuensi Radio (SFR) Kelas II Palangkaraya telah melaksanakan kegiatan pengukuran parameter teknis Radio Siaran Pemerintah Kabupaten (RSPD) Kapuas.

Kegiatan dilaksanakan di RSPD Kabupaten Kapuas jalan DI Panjaitan dengan frekuensi siar 91.4 FM.
Pengukuran ini merupakan agenda rutin Balmon SFR Kelas II Palangka Raya.

Guna mengetahui apakah penggunaan spektrum frekuensi radio telah memenuhi persyaratan teknis dan tidak melebihi parameter standar yang telah ditentukan.

"Ya, Jumat tadi, Balmon SFR Kelas II Palangkaraya melakukan pengukuran Paramater Teknis Siaran RSPD Kapuas," kata H Suwarno, Senin (11/3/2019).

Baca: DPRD Kapuas Temukan Satu Desa di Kapuas Kuala Terisolir, Dua Desa Minta Dukungan UNBK

Ketua Tim Teknis Balmon Palangka Raya, Azwari Purba pun telah menyampaikan laporan hasil pengukuran teknis radio Siaran Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas kepada Plt Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Kapuas.

Hasil pengukuran teknis siaran radio ada beberapa parameter yang perlu disesuaikan seperti frekuensi terukur, level, bandwith, deviasi frekuensi dan lainnya.

Secara keseluruhan dari hasil pengecekan di lapangan terhadap pengukuran parameter teknis RSPD Kabupaten Kapuas dengan frekuensi 91.4 FM masih dalam keadaan standar walaupun ada sedikit bandwith yang melebar tetapi masih taraf aman.

Menurut H Suwarno, hasil laporan pengukuran teknis siaran ini tentunya akan menjadi acuan bagi pihaknya dalam standarisasi peralatan pemancar RSPD.

"Sehingga frekuensi siaran radio akan memenuhi standar parameter yang telah ditentukan," katanya.

Ia juga menambahkan RAPERDA mengenai Lembaga Penyiaran Publik Lokal Televisi dan Radio yang merupakan syarat mutlak dalam proses perijinan Radio dan Televisi sudah memasuki tahap akhir.

Baca: Rivai Janji Tuntaskan Akreditasi 10 Puskesmas di Seluruh Kotabaru, Ini Tujuannya

Tinggal menunggu hasil fasilitasi dari Biro Hukum Provinsi Kalimantan Tengah untuk selanjutnya ditetapkan oleh Bupati Kapuas.

Sementara itu, Kasi Pengelola Komunikasi Publik Gusti Mahfuz, menambahkan akan segera melakukan pembenahan terhadap exciter transmitter pemancar, dengan melakukan matching antena dan saluran transmisi. "Agar sesuai dengan parameter yang telah ditentukan," ungkap Gusti Mahfuz.

(Banjarmasinpost.co.id/Fadly SR)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved