Berita Banjarmasin

Disperkim Kota Banjarmasin Sudah Tentukan Koordinat Pengadaan Tanah Tiga Jembatan di Sungailulut

Rencana pembebasan lahan untuk perbaikan tiga unit jembatan di Sungailulut, Banjarmasin akhirnya sampai pada tahap penentuan titik koordinat lahan.

Disperkim Kota Banjarmasin Sudah Tentukan Koordinat Pengadaan Tanah Tiga Jembatan di Sungailulut
banjarmasinpost.co.id/ isti rohayanti
Sejumlah pengendara nampak melintas di Jembatan Sungaigardu, Banjarmasin, Senin (11/3/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Rencana pembebasan lahan untuk perbaikan tiga unit jembatan di Sungailulut, Banjarmasin akhirnya sampai pada tahap penentuan titik koordinat lahan.

Dimana Senin (11/3/2019) Dinas Perumahan dan Permukiman Kumuh Kota Banjarmasin beserta tim dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang Provinsi Kalsel meninjau langsung ke lokasi.

Pada peninjauan tersebut, Kepala Bidang Pertanahan, Disperkim Kota Banjarmasin, M Rusni mengatakan pihaknya kembali menentukan koordinat lokasi yang akan dibebaskan.

Hasilnya ada beberapa koordinat yang berubah dari desain awal. Sehingga parlu adanya perubahan pada desain yang sebelumnya dibuat.

"Kami datang ke lokasi dan melakukan pengukuran serta pengecekan pada tiga jembatan yang akan diperbaiki. Hasilnya, ada koordinat yang berubah. Sehingga harus merubah desain," jelasnya.

Baca: Kisah Pilu Siti Aisyah Jadi Bahagia, Tudingan Mata-mata Korea Utara Hingga Bebas Hukuman Malaysia

Hal serupa juga disampaikan oleh Kepala Disperkim Kota Banjarmasin, Ahmad Fanani Saefuddin. Ia mengatakan pihaknya juga masih menunggu dokumen dari Dinas PUPR Provinsi Kalsel mengenai pembebasan lahan tersebut. Sehingga pengadaan tanah juga bisa lebih cepat dilakukan.

Sebutnya, memang ada perubahan desain pada dokumen. Namun sampai saat ini dokomen yang dimaksud masih berada di tangan pihak provinsi.

Selain itu, pihaknya perlu waktu untuk mempelajari mengenai pengadaan tanah. Siapa tahu ujar Fanani ada koordinat yang bisa lepas dari pembebasan.

"Sebelumnya kami sudah mengadakan rapat dengan BPN, apprasail dan Dinas PUPR Provinsi Kalsel untuk menyamakan konsep," ucap Fanani.

Pada saat pertemuan itu juga Fanani telah meminta dokumen untuk pembebasan lahan tersebut. Namun rupanya dokumen yang dimaksud lupa dibawa pada saat pertemuan. Sehingga perlu waktu lagi untuk menyerahkan.

Baca: Artur Puji Rekan Duetnya di Lini Belakang Barito Putera, Ingatkan Tak Boleh Lengah

Halaman
12
Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved