Berita Kalteng

Gubernur Kalteng H Sugianto Serukan Kekompakan Jelang Pelaksanaan 1,4 Juta Transmigran

Rencana pelaksanaan 1,4 juta transmigrasi yang dimulai tahun 2019 ini, selain mendapat dukungan dari Dewan Adat Dayak (DAD).

Gubernur Kalteng H Sugianto Serukan Kekompakan Jelang Pelaksanaan 1,4 Juta Transmigran
Banjarmasinpost.co.id/faturahman
Ketua DAD Kalteng, H Agustiar Sabran. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Rencana pelaksanaan 1,4 juta transmigrasi yang dimulai tahun 2019 ini, selain mendapat dukungan dari Dewan Adat Dayak (DAD) Kalimantan Tengah, juga mendapat dukungan penuh Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran.

Sugianto Sabran bertekat akan tetap menjalankan program pusat tersebut.

Sugianto mengatakan, banyak kemudahan yang akan didapatkan dalam pelaksanaan transmigrasi tersebut, apalagi luas lahan Kalteng yang akan masuk dalam program transmigrasi cukup banyak yang akan diberikan untuk warga lokal, karena yang manjadi transmigran akan didomunasi warga lokal.

Baca: Unik! Ada Buah Cempedak Dalamnya Nangka Tapi Rasanya Tiwadak, Acil Amah: Saya Kasih Nama Nangkadak

Baca: Belum Terungkap Lokasi Bulan Madu, Suami Syahrini, Reino Barack Sudah Bicarakan Program Bikin Anak

Baca: Program 1,4 Juta Transmigran Dibahas Dalam Raker DAD Kalteng, Minta Warga Dayak Kompak

Sugianto, juga menekankan agar dewan adat dayak mendukung program tersebut dan kompak dalam menjalankannya, karena niat pelaksanaan transmigrasi tersebut sangat baik untuk kemudahan warga lokal dalam membuka peluang kerja di daerahnya sendiri, karena transmigrasi merupakan peluang kerja bagi warga Kalteng.

"Saya berharap semua kompak mendukung ini, kita ingin warga Kalteng mudah dalam mendapatkan sertifikat tanah, dan peluang kerja terbuka bagi warga Kalteng, dengan adanya program tersebut, program ini baik untuk Kalteng, sehingga didukung semua pihak," ujarnya lagi.

Dewan Adat Dayak, Kalimantan Tengah, Minggu (10/3/2019) melakukan rapat kerja dengan mengundang semua pengurus daerah Kabupaten dan Kota termasuk damang dan mantir adat untuk eksistensi warga dayak dalam membangun daerahnya.

Kehadiran warga dayak yang jumlahnya ratusan orang ini, untuk membicarakan banyak hal, termasuk mensuskeskan pelaksanaan Pileg dan Pilpres.

Hadir dalam kegiatan tersebut, sejumlah bupati di Kalteng yang juga adalah pengurus DAD Kabupaten dan Kota juga pengurus Majelis Adat Dayak Nasional dari Kalbar serta Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran dan Ketua DAD Kalteng, H Agustiar Sabran serta pejabat lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DAD Kalteng, Agustiar Sabran, mengatakan, ada beberapa agenda yang dibicarakan dalam rapat rersebut, bukan hanya masalah pengembangan budaya, tetapi juga masalah ekonomi, politik hingga masalah kesejaheraan warga dayak paling ditonjolkan dalam rapat kerja tersebut.

"Soal rencana program Transmigrasi di Kalteng juga kami bahas, ini untuk kesejahteraan rakyat Kalteng , jadi memang harus dibahas,mohon dukungannya. Saya berharap, warga dayak jangan hanya jadi penonton di kampungnya, tetapi harus berperan penting dalam membangun daerahnya, sehingga kami mendukung program transmigrasi tersebut," ujarnya.

Agustiar, malah bingung masih ada yang menentang program yang akan merekrut dan memberikan peluang kerja banyak warga lokal untuk muda dalam mendapatkan lahan, sertifikat maupun fasilitas lainnya dari program Pemerintah Pusat tersebut. "Ini untuk mensejahterakan warga lokal karena 60-70 persen transmigran lokal, bukan pendatang, tolong ini jangan dibelokkan," ujarnya.

Sementara itu, Sekjen MADN, Yakobus Kumis, mengatakan, pihaknya mendukung jika pelaksanaan transmigrasi tersebut untuk mensejahterakan masyarakat dayak, karena sudah selayaknya, warga dayak sebagai penghuni Pulau Kalimantan menjadi tuan rumah di kampungnya sendiri."Kita harus sejahtera, pulau kalimantan ini adalah milik kita," ujarnya. (banjarmasinpost.co.id/ faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved