Berita Tapin

Kemacetan di Jalan Nasional Warnai Arus Balik Jemaah Haul ke-14 Guru Sekumpul

Arus kembali lancar dari jembatan kembar Antasan Senor hingga macet lagi di titik jembatan Astambul atau belokan ke arah Kelampayan.

Kemacetan di Jalan Nasional Warnai Arus Balik Jemaah Haul ke-14 Guru Sekumpul
Banjarmasinpost.co.id /Mukhtar Wahid
Kemacetan di Jalan Nasional mewarnai arus balik rombongan jemaah Haul Guru Sekumpul di jembatan kembar Antasan Senor, Martapura, Kabupaten Banjar, Senin (11/3/2019).(1)_wm 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Kemacetan di Jalan Nasional mewarnai arus balik para peziarah haul ke 14 Tuan Guru Sekumpul di Jalan Nasional, Desa Pasar Jati Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Senin (11/3/2019).

Pantauan reporter Banjarmasinpost.co.id, sejumlah titik kemaceta arus lalu lintas yang sejak di bundaran Kota Banjarbaru, di jembatan kembar Kelurahan Sungai Pering hingga ke jembatan kembar Antasan Senor memerlukan waktu tiga jam.

Arus kembali lancar dari jembatan kembar Antasan Senor hingga macet lagi di titik jembatan Astambul atau belokan ke arah Kelampayan.

Kemacetan berikutnya di Desa Tambak Anyar Kecamatan Martapura Timur, juga memakan waktu dua jam. Arus lancar setelah jalan lurus di hutan rumbia hingga macet lagi di Desa Pasar Jati Kecamatan Astambul.

Sementara itu, informasi di media sosial kalangan warganet Kabupaten Tapin, arus lalulintas macet terjadi di Jalan Nasional Desa Suato Tatakan, Kecamatan Tapin Selatan.

Baca: Bawaslu Kalsel : Pemasangan APK di Area Jalan A Yani Salahi Aturan

Baca: DLH Banjar, Relawan dan Pelajar Turut Serta Bersihkan Sampah Pasca Haul ke-14 Guru Sekumpul

Beruntungnya tahun ini, relawan haul Guru Sekumpul maksimal bekerja menyukseskan perjalanan jamaah haul baik arus keberangkatan maupun arus balik.

Keberadaan rest area dengan makanan dan minuman gratis mendinginkan suasana gejolak batin para peziarah haul Guru Sekumpul yang ingin tiba di rumah tinggal.

Kemacetan di Jalan Nasional mewarnai arus balik jemaah Haul Guru Sekumpul di jembatan kembar Antasan Senor, Martapura, Kabupaten Banjar, Senin (11/3/2019).
Kemacetan di Jalan Nasional mewarnai arus balik jemaah Haul Guru Sekumpul di jembatan kembar Antasan Senor, Martapura, Kabupaten Banjar, Senin (11/3/2019). (kolase Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid)

Gazali Rahman, warga Rantau mengaku berjalan kaki sekitar 10 kilometer dari simpang pasar papan Martapura ke rest area di Desa Pasar Jati karena menolak duduk manis di dalam mobil angkutan umum.

Beruntung, relawan di Posko Astambul menjemputnya kembali bersama keluarganya karena istrinya khawatir ulah suaminya berjalan kaki.

"Saya sudah terbiasa berjalan kaki. Ini tahun kedua saya berziarah ke makam Guru Sekumpul sekaligus mengikuti kegiatan haul Guru Sekumpul," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved