Berita HSS

Sehari Relawan di Rest Area Seberang MTQ Kandangan Siapkan 5.000 Porsi Makanan, Sumbangan Warga

Haul ke-14 KH Zaini Gani atau yang akrab disapa Guru Sakumpul tahun 2019 ini, berbeda dengan tahun sebelumnya.

Sehari Relawan di Rest Area Seberang MTQ Kandangan Siapkan 5.000 Porsi Makanan, Sumbangan Warga
banjarmasinpost.co.id/hanani
Tim konsumsi membungkus nasi untuk pelayanan makan siang jemaah haul Guru Sakumpul yang mampir di rest area MTQ Kandangan, Senin (11/3/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Haul ke- 14 KH Zaini Gani atau yang akrab disapa Guru Sakumpul tahun 2019 ini, berbeda dengan tahun sebelumnya.

Tingkat pelayanan terhadap jemaah dari luar daerah yang mampir baik saat berangkat menuju Martapura maupun saat balik ke daerah masing-masing terus ditingkatkan.

Selain melayani tempat tidur bagi mereka yang lelah, juga ada pelayanan kesehatan dan pengobatan bagi yang sakit.

Bagi jemaah  Haul ke-14 Guru Sekumpul yang mengalami masalah dengan sepeda motor atau mobil pun mendapatkan pelayanan perbaikan dan servis gratis di area tersebut. Bahkan, ada pelayanan bengkel mobile, yang membantu jemaah saat mobil atau sepeda motornya mogok di tengah jalan. Tersedia juga tukang pijat, tempat wudu, musala serta pelayanan makanan dan minuman gratis.

Baca: Kunjungi Sejumlah Area Istirahat, Bupati HSS Sapa Jemaah dan Relawan Haul Guru Sakumpul

Semua pelayanan tersebut diberikan salah satu rest area di seberang gedung MTQ kota Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Sejumlah relawan dari berbagai organisasi sosial hingga pemerintahan, berkolaborasi dalam satu tujuan.

Jemaah haul Guru Sakumpul dari berbagai daerah memanfaatkan tempat tidur di Rest Area MTQ KAndangan.
Jemaah haul Guru Sakumpul dari berbagai daerah memanfaatkan tempat tidur di Rest Area MTQ KAndangan. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Memberikan pelayanan terbaik bagi tamu jemaah Guru Sakumpul dari berbagai daerah di Banua Anam yang melintas di HSS, seperti  HSU, HST, Balangan, Tabalong. Terlebih terhadap tamu luar daerah dari Kaltim dan Kalteng.

Uttuk Kalteng, kebanyakan jemaah dari Buntok dan Muara Teweh. Sedangkan dari Kaltim selain Samarinda dan Balikpapan, juga dari Sangata, Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara.

“Bahkan tadi ada beberapa yang berasal dari Kalimantan Tenggara,”ungkap salah satu relawan pelayanan kesehatan dari Dinkes HSS, Senin (11/3/2019).  Para jemaah haul yang mampir kebanyakan mengakui lelah, akibat kurang tidur.

Baca: NEWSVIDEO : Sandiaga Uno Bersyukur Bisa Menghadiri Puncak Haul Ke-14 Guru Sekumpul

Baca: Video Tangis Zaskia Gotik Dilamar Nassar, Mantan Suami Muzdalifah Jadi Trending Nomor 1 Youtube

Masalahnya, setelah haul selesai, mereka pulang dan perjalanan tak lancar karena arus balik lalu lintas padat merayap dari Martapura hingga arah Hulu Sungai. “Daripada menyetirnya ngantuk mendingan istirahat,”ungkap Iskandar dari Tengarong yang menggunakan mobil pribadi bersama keluarga menghadiri haul tersebut.

Sementara, tim bagian konsumsi relawan yang menyediakan makanan dan minuman, pantauan banjarmasinpost.co.id juga tak berhenti memasak di dapur umum mobile milik Dinsos. Sejak pagi, hingga malam, mereka memasak untuk 5000 porsi nasi.

Pelayanan bengkel gratis di rest area MTQ Kandangan
Pelayanan bengkel gratis di rest area MTQ Kandangan (banjarmasinpost.co.id/hanani)
Halaman
12
Penulis: Hanani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved