Berita Kotabaru

Bandara Syamsir Alam Kotabaru Akan Perpanjang Runway, Target Boeing Bisa Mendarat

Bupati Kotabaru H Sayed Jafar menargetkan agar wisata yang ada di Kotabaru makin dikenal dan dikunjungi masyarakat.

Bandara Syamsir Alam Kotabaru Akan Perpanjang Runway, Target Boeing Bisa Mendarat
BANJARMASINPOST.co.id/man hidayat
Bandara Syamsir Alam Kotabaru akan diperpanjang runway atau landasan pacunya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Bupati Kotabaru H Sayed Jafar menargetkan agar wisata yang ada di Kotabaru makin dikenal dan dikunjungi masyarakat.

Untuk mewujudkan itu, faktor pendukungnya adalah pesawat boing yang bisa masuk ke Kotabaru. Namun tidak mudah, karena syarat boing itu masuk, panjang runway di bandara Syamsir Alam harus diperpanjang.

Sebab itu, proses perpanjangan runway akan segera terwujud dan didukung Pemerintah daerah Kotabaru. Pasalnya, dalam waktu dekat ini, akan ada penambahan runway mengarah ke laut.

"Di Bandara Syamsir Alam Kotabaru akan memperpanjang runwaynya sehingga boing nantinya bisa masuk dan bisa membuka penerbangan dari Kotabaru langsung Jakarta atau sebaliknya di kota-kota besar lainnya," kata Bupati Kotabaru, H Sayed Jafar usai reuni dan silaturahmi dengan jajaran pertamina di Siring Laut Kotabaru, Senin (11/3/19) malam.

Baca: Camat Sungai Loban Keluarkan Semua Uneg-uneg Saat Pembahasan Musrenbang

Sayed Jafar mengatakan peran pertamina juga dibutuhkan untuk pengisian bahan bakar di depot bandara. Selain itu tentunya untuk melengkapi perlengkapan untuk penunjang bandara.

"Rencana perpanjangan runway akan dimulai tahun ini juga dengan panjang 2000 ke arah lut," katanya.

Terpisah, Kepala Bandara Syamsir Alam Kotabaru, Ferdinan Nurdin, Selasa (12/3/19) saat ditemui diruangannya membenarkan rencana tersebut. Keinginan itu dimulai dari bandara dan didukung oleh pemerintah daerah Kotabaru.

"Saat ini panjang lintasan kita baru sekitar 1.650 meter, sedangkan untuk syarat boing mendarat adalah 1.750 meter. Makanya panjang runway akan ditambah menjadi 2000 meter," katanya.

Dia menjelaskan, tahun ini untuk pengusulan dan pengerjaannya akan dimulai pada 2020 mendatang. Penambahan di 2020 itu sepanjang 350 meter. Selain itu juga ada penambaham lebar dari 30 meter menjadi 45 meter.

Baca: Guru Khalil Ucapkan Selamat Jalan Kepada Jemaah Kembali ke Daerah Asal

Dia juga mengatakan untuk rute yang direncanakan di antaranya Jakarta dan Bali. Hal itu berkaitan dengan kondisi geografis di wilayah Kabupaten Kotabaru. Ferdinan optimis Kotabaru bakal berkembang dan melihat potensi wisatanya.

Kepala Bandara Syamsir Alam Kotabaru Ferdinan Nurdin
Kepala Bandara Syamsir Alam Kotabaru Ferdinan Nurdin (BANJARMASINPOST.co.id/man hidayat)

"Potensi wisatanya sangat bagus, saya percaya itu. Karena wisata dan SDAnya sangat mendukung, dan Kotabaru ini geografisnya bebas dari tsunami. Apalagi Kotabatu ini jadi KEK (kawasan ekonomi khusus) sehingga kami optimisuntuk bergerak dimulai dari kami dan didukumg pemerintah daerah," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved