Kriminalitas Banjarbaru

Cabuli Keponakan Hingga Hamil Lima Bulan, Gunawan Dibekuk Satreskim Polres Banjarbaru

Lelaki yang berprofesi sebagai supir ini akhirnya diamankan oleh anggota Satreskrim Polres Banjarbaru karena perbuatan bejadnya itu.

Cabuli Keponakan Hingga Hamil Lima Bulan, Gunawan Dibekuk Satreskim Polres Banjarbaru
HO/Humas Polres Banjarbaru
Gunawan (29), pelaku tindak asusila saat dimintai keterangan petugas Satreskrim Polres Banjarbaru, Selasa (12/3/2019). 

BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARBARU- Kelakuan bejad dilakukan Gunawan (29), terhadap keponakannya sendiri, bunga (13) bukan nama sebenarnya.

Warga Karang Rejo Kompleks Wengga Palam Kelurahan Guntung manggis, Kecamatan landasan Ulin Kota Banjarbaru tega mencabuli keponakan tirinya hingga hamil lima bulan.

Lelaki yang berprofesi sebagai supir ini akhirnya diamankan oleh anggota Satreskrim Polres Banjarbaru karena perbuatan bejadnya itu.

Pelaku melakukan tindak asusila kepada korban dari Oktober 2018 sampai Maret, hingga korban hamil lima bulan.

Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya melalui Kasat Reskrim Polres banjarbaru AKP Aryansyah membenarkan pihaknya telah mengamankan pelaku.

Baca: Niat atau Doa Buka Puasa Rajab di Hari Keempat Bulan Rajab, Simak Juga Keutamaannya

"Kasus pencabulan ini terungkap setelah korban menceritakan perbuatan tersangka terhadap dirinya kepada orangtuanya. Selanjutnya, orang tua nya melaporkan kasus ini ke Polres Banjarbaru," katanya, Selasa, (12/3).

Awalnya, Ibu korban melihat anaknya muntah dan setelah diraba perut anak seperti ada yang berdetak dan karena curiga ibu korban memeriksakan keadaan anaknya ke Rumah Sakit Syifa Medika.

Ternyata anaknya telah hamil lima bulan. Selanjutnya, Ibu Korban menanyakan kepada anaknya, dia mengaku telah diperkosa oleh pamannya.

"Korban tidak berani menolak karena tersangka adalah paman tirinya. Perbuatan ini dilakukan tersangka beberapa kali di saat waktu tengah malam," jelasnya

Tersangka bakal dijerat dengan undang undang persetubuhan terhadap anak di bawah umur sebagaimana dimaksud dalam pasal 81 ayat (1) Peraturan Pemerintah Pengganti UU No 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo UU No 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No 1 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Kepada petugas, pelaku mengaku melakukan tindak asusila kepada keponakan tirinya sejak Oktober 2018 hingga Maret.

Dia mengakui telah melakukan aksi bejad itu berkali-kali saat tengah malam. Hingga keponakannya hamil.(banjarmasinpost.co.di/Rian)

Penulis: Aprianto
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved