Berita Tanahbumbu

Distribusi Logistik Pemilu 2019 Di Tanbu Gunakan Ojek, Makhruri Jamin Selama Pendistribusian Aman

Hanya diakui ada beberpa wilayah (desa) atau TPS yang memerlukan angkutan khusus pendistribusiannya, karena kondisi geografis wilayah yang sulit.

Distribusi Logistik Pemilu 2019 Di Tanbu Gunakan Ojek, Makhruri Jamin Selama Pendistribusian Aman
banjarmasinpost.co.id/helriansyah
Ketua KPU Tanahbumbu Makhruri 

BANJARMASINPOST.CO.ID,BATULICIN - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanahbukbu Makhruri menyatakan, semua logistik keperluan di TPS dan PPK untuk pelaksanaan Pemilu serempak siap didistribusikan.

Dari kesiapan semua logistik, kecuali formulir dan surat suara. Namun untuk surat suara jelas dia, saat ini dalam proses pengiriman dari Solo. Diperkirakan sudah sampai dalam beberapa hari ke depan.

"Formulir sama surat suara terpisah. Surat suara pengadaannya di KPU RI, kalau formulir KPU Provinsi. Formulir sampai sekarang belum ada informasi," jelas Makhruri kepada banjarmasinpost.co.id, Selasa (12/3/2019).

Logistik kebutuhan pemilu, didistribusikan ke 1.056 TPS tersebar di Kabupaten Tanahbumbu.

"Ada yang diusulkan karena ada kebijakan KPU RI membolehkan, untuk DPTP atau pemilih pindahan yang dikelompokan ke dalam TPS tersendiri. Jumlahnya 10 TPS. Belum disetujui," kata Makhruri.

Disinggung target pendistribusian logistik ke seluruh TPS. Masih menurut Makhruri, semua logistik yang disatukan dalam satu paket terdistribusikan ke PPK paling lambat 15 April.

Baca: Ratusan Warga Binaan Rutan Kelas II B Marabahan Ikuti Deklarasi Zero Halinar, Ini Tujuannya

Sesuai jadwal pendistribusian dimulai dari tanggal 12, selambat-lambanya tanggal 15 April.

"Rentang waktu itu yang akan digunakan. Apakah nanti di tanggal 14, 15. Atau di tanggal 12, 13. Ini waktu yang digunakan distrobusi logistik ke kecamatan-kecamatan. Kecamatan kami beri waktu mendistribusikan ke desa-desa dari tanggal 15 sampai 16. Tanggal 16 atau tanggal 17 pagi, langsung ke TPS masing-masing," ucapnya.

Hanya diakui ada beberpa wilayah (desa) atau TPS yang memerlukan angkutan khusus pendistribusiannya, karena kondisi geografis wilayah yang sulit.

Selain menggunakan angkutan khusus seperti ojek tradisional, disamping mereka yang tahu medan.

Di antaranta wilayah di desa Tamunih, Dadap, dan Rebusan Raya, Kecamatan Kusan Hulu Kabupaten Tanahbumbu.

"Jadi motor dimodifikasi, pakai dirigen. Saat didaratan mereka jalan, saat di sungai akan mengapung. Jadi semacam ojek ampibi," pungkas Makhruri.

Meski demikian, Makhruri menjamin keamanan logistik. Dengan alasan logistik dibungkus plastik.

"Ya sudah-sudah dulu juga tidak apa-apa," tandasnya.

(BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved