Berita Kalteng

Enam Orangutan Hasil Rehabilitasi Yayasan BOS Dilepasliarkan ke Hutan Katingan Kalteng

Sebanyak enam orangutan hasil rehabilitasi Yayasan Borneo Orangutan Survival (BOS) dilepasliarkan ke habitatnya, Selasa (12/3/2019)

Enam Orangutan Hasil Rehabilitasi Yayasan BOS Dilepasliarkan ke Hutan Katingan Kalteng
istimewa/Yayasan BOS
roses pelepasliaran orangutan di Kalteng yang dilakukan yayasan BOSF di Hutan Katingan Kalteng. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Sebanyak enam orangutan hasil rehabilitasi Yayasan Borneo Orangutan Survival (BOS) dilepasliarkan ke habitatnya, Selasa (12/3/2019) Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya (TNBBBR) Katingan, Kalimantan Tengah.

Pelepasliaran tersebut, kerjasama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah, dan Balai TNBBBR. Yayasan BOS (Borneo Orangutan Survival Foundation), yang merupakan peraih World Branding Award Animalis Edition tahun 2017 lalu.

Pelepasliaran orangutan tersebut, telah menuntaskan proses panjang rehabilitasi dimulai tahun 2019, enam orangutan akan segera dilepasliarkan di TNBBBR, merupakan pelepasliaran yang ke-15 kalinya di TNBBBR sejak pertama kali dilaksanakan bulan Agustus 2016.

CEO Yayasan BOS, Jamartin Sihite, mengatakan, pelepasliaran tersebut juga menjadi yang ke-28 kali diselenggarakan oleh Program Reintroduksi Orangutan Yayasan BOS di Kalimantan Tengah sejak 2012, dan menambah jumlah orangutan yang dilepasliarkan Yayasan BOS di TNBBBR kawasan Kabupaten Katingan menjadi 120 individu.

Baca: Luka Luna Maya Usai Syahrini dan Reino Barack Adakan Konferensi Pers, Ini Kata Pakar Mikro Ekspresi

Keenam orangutan tersebut, tiga jantan, dengan nama Rosidin (20 tahun), Tristan (16), dan Borneo (1), dan 3 betina, yaitu Buntok, induk Borneo (12), Paijah (15), dan Danida (13). "Mereka akan melangsungkan perjalanan selama sekitar 10-12 jam menempuh jalur darat dan sungai menuju titik-titik pelepasliaran yang telah ditentukan di hutan TNBBBR," ujarnya.

Sementara itu, Adib Gunawan, Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah, mengatakan,

“BKSDA Kalimantan Tengah terus menjalin kerja sama erat dengan berbagai pihak yang aktif bergerak dalam upaya pelestarian lingkungan.

Proses pelepasliaran orangutan di Kalteng yang dilakukan yayasan  BOSF setelah dilakukan rehabilitasi.(istimewa, yayasan BOS)
Proses pelepasliaran orangutan di Kalteng yang dilakukan yayasan BOSF setelah dilakukan rehabilitasi.(istimewa, yayasan BOS) (istimewa/Yayasan BOS)

"Yayasan BOS yang membantu kami merehabilitasi orangutan korban deforestasi secara teratur melepasliarkan orangutan ke habitat alaminya, yang dengan baik dikelola rekan-rekan kami di Balai TNBBBR. Sejak 2016, kerja sama ini telah berhasil memulangkan ratusan orangutan ke habitatnya," ujarnya.

Hari ini, sebagai hasil kerja bersama yang luar biasa, jumlah totalnya mencapai 120. "Saya berharap upaya ini bisa direplikasi atau bahkan dikembangkan oleh para pemangku kepentingan lain, demi pelestarian lingkungan kita di provinsi Kalimantan Tengah yang kita cintai ini," ujarnya. (banjarmasinpost.co.id/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved