Berita Banjarmasin

Ini Saran Satu Peneliti UIN Antasari Kepada Para Peneliti Muda Agar Penelitian Mudah Diterima

Menghindari menjiplak semacam itu seorang peneliti harus banyak berlatih menulis karya ilmiah dan berani menuangkan pikiran-pikiran mereka.

Ini Saran Satu Peneliti UIN Antasari Kepada Para Peneliti Muda Agar Penelitian Mudah Diterima
istimewa
Rahmadi S.Ag, M.Pd.I, Peniti UIN Antasari 

BANJARMASINPOST.CO.ID,BANJARMASIN - Dosen yang juga Ketua Prodi Agama-agama Fakultas Ushuluddin UIN Antasari Rahmadi S.Ag, M.Pd.I. yang juga satu peneliti memberikan tips agar proposal para dosen muda diterima dan mendapatkan dana penelitian harus memperhatikan banyak hal.

Misalnya, masalah harus aktual yang dikaji dan masalah-masalah yang menarik dan jarang diungkit.

Kemudian tema-tema sesuai yang diinginkan pengambil kebijakan, pengambil kebijakan mau apa? misalnya mereka ada daftar keinginan peneliti harus ikuti daftar itu.

Karena daftar itu otomatis tema akan dipertimbanghkan. Termasuk diinginkan pengambil kebijakan dalam hal ini untuk mereka adalah Kemenag.

"Biasa mereka akan mencari isu-su aktual, nah kalau kita ambiil isu aktual maka bisa atau cepat ditetima oleh mereka," paparnya.

Baca: TKD Jokowi-Maruf Kalsel Laporkan Bawaslu Kota Banjarbaru Ke Sentra Gakkumdu

Bagaimana dengan kesulitan para peneliti muda yang biasa 'terjebak' plagiat (menjiblak)? Rahmadi mengatakan para peneliti seharusnya menghindari hal itu karena tidak seharusnya plagiat.

Dan menghindari menjiplak semacam itu seorang peneliti harus banyak berlatih menulis karya ilmiah dan berani menuangkan pikiran-pikiran mereka dan melengkapinya dengan data-data yang bisa dibuktikan dan orisinal di lapangan karena berasal dari situ.

"Mengutip kan boleh tapi kan ada aturannya, kalau seorang mengutip dengan mempertanggungjawabkan sumbernya dan menyebutkannya tak masalah, Harus ada kejujuran ilmiah, kalau sesuai kaidah ilmiah itu tak bermasalah," ungkapnya.

Baca: Nabilla Yakin Bisa Mengerjakan UNBK Setelah Rutin Ikuti Tryout, Metode UNBK Dianggap Lebih Jujur

Seberapa penting dana penelitian kepada para dosen? Rahmadi mengatakan pertama untuk kemudahan, misalnya peneliti ingin mengakses wilayah yang luas, wilayah-wilayah sehinngga bisa melakukan perjalanan kesana kemari untuk biaya akomodasi , transportasi dan sebagainya.

Kemudian untuk fasilitas penelitian itu sendiri misalnya untuk pembelian bukuya dan fasilitas lainnya harus bisa dipenuhi oleh peneliti.

Ketiga semangat peneliti itu sendiri, peneliti dananya agak besar akan memudahkan diri dan semangat risetnya diharapkan berkualitas juga.(Banjarmasinpost,co.id/irfani)

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved