Berita Tapin

Macet Parah di Jalan Nasional Desa Rumintin Tapin Selatan, Ini Fakta dan Fotonya

Macet Parah di Jalan Nasional Desa Rumintin Tapin Selatan, Ini Fakta dan Fotonya

Macet Parah di Jalan Nasional Desa Rumintin Tapin Selatan, Ini Fakta dan Fotonya
banjarmasin post group/ mukhtar wahid
Jalan Nasional di Kecamatan Binuang dan Tapin Selatan mengalami kemacetan parah , Selasa (12/3/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Kemacetan mewarnai Jalan Nasional di wilayah Desa Rumintin, Kecamatan Tapin Selatan, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Selasa (12/3/2019).

Kondisi itu diduga akibat kelalaian sejumlah pengendara mobil yang memarkir kendaraan di bahu jalan untuk beristirahat di areal rest area di wilayah Kecamatan Binuang dan Kecamatan Tapin Selatan.

Namun H Asrul, warga Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalsel, punya penilaian tersendiri penyebab kemacetan di Jalan Nasional akibat pengendara ingin saling mendahului sehingga melawan arus.

Ia mengaku selepas salat Ashar, Senin (11/3/2019) meninggalkan areal Sekumpul tiba di Kabupaten Tapin, Selasa (12/3/2019) pukul 06.00 pagi.

Baca: Klaim BPD Kalsel Sikapi Kedatangan Sandiaga Uno Saat Haul Guru Sekumpul Ke-14

Baca: Hilda Vitria Disebut Temukan Pengganti Billy Syahputra, Duda Keren yang Digosipkan Eks Kriss Hatta

Baca: Jadwal Debat Ketiga Pilpres 2019 Cawapres KH Maruf Amin vs Sandiaga Uno, KPU Coba Atasi Ribut

Menurutnya jarak waktu tempuh yang tidak biasa dialaminya. Itu akibat kemacetan yang terjadi di wilayah Kecamatan Astambul dan Kecamatan Matraman.

"Kemacetan itu akibat perilaku pengemudi mobil yang memakai jalan berlapis hingga empat. Andaikan beriringan tidak akan terjadi kemacetan," katanya.

Jalan Nasional di Kecamatan Binuang dan Tapin Selatan mengalami kemacetan parah, Selasa  (12/3/2019)
Jalan Nasional di Kecamatan Binuang dan Tapin Selatan mengalami kemacetan parah, Selasa (12/3/2019) (banjarmasin post group/ mukhtar wahid)

Rizali, warga Desa Rumitin memilih enggan berangkat kerja menuju Binuang. Itu karena melihat jalur di Google Map bertanda merah.

"Tanda merah itu artinya terjadi kemacetan hebat. Saya memilih siang hari saja. Rencana pagi ini sebenarnya," katanya memperlihatkan google map di handphonenya.

(banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved