Saraba Kawa

Pemda Tabalong Berikan Pinjaman Tanpa Bunga kepada Pedagang

Pemberian pinjaman tanpa bunga ini masuk dalam program Gerakan Pembangunan Menuju Masyarakat Sejahtera (Gerbang Emas).

Pemda Tabalong Berikan Pinjaman Tanpa Bunga kepada Pedagang
banjarmasinpost.co.id/reni
20 pedagang lapak di Pasar Tanjung mendapatkan bantuan dana pinjaman tanpa bunga alias nol persen. Penyerahan pinjaman ini dilakukan langsung oleh Bupati Tabalong Anang Syakhfiani, Selasa (12/3/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - 20 pedagang lapak di Pasar Tanjung mendapatkan bantuan dana pinjaman tanpa bunga alias nol persen. Penyerahan pinjaman ini dilakukan langsung oleh Bupati Tabalong Anang Syakhfiani.

Pemberian pinjaman tanpa bunga ini masuk dalam program Gerakan Pembangunan Menuju Masyarakat Sejahtera (Gerbang Emas). Menariknya kegiatan penyerahan dana pinjaman ini dilaksanakan di halaman pasar Tanjung sehingga warga yang sedang berbelanja juga melihat kegiatan tersebut.

"Sengaja acara dilakukan di halaman pasar agar semua pedagang bisa mengetahui program ini," ujarnya.

Dengan adanya program ini diharapkan para pedagang bisa mengembangkan usahanya. Dan jangan sampai terjerat dalam rentenir yang membebankan pedagang karena tingginya bunga pinjaman.

Dan saat ini pihak pemerintah tengah melakukan evaluasi sebelum dianggarkan lagi sebesar Rp 5 miliar untuk program serupa. Dan kedepan ditencanakan akan lebih luas sasaran penerimanya.

Plt Direktur Utama PT BPR Tabalong Bersinar, Husin Ansari mengatakan Pemerintah Tabalong menganggarkan dana sebesar Rp 5 miliar pada 2017 dan direalisasi hingga saat ini.

Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani saat memberikan sambutan saat penyerahan pinjaman kepada 20 pedagang lapak di Pasar Tanjung.
Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani saat memberikan sambutan saat penyerahan pinjaman kepada 20 pedagang lapak di Pasar Tanjung. (banjarmasinpost.co.id/reni kurnia wati)

Dana yang telah tersalurkan melalui pinjaman sudah lebih dari 90 persen dengan pengembalian 100 persen dimana artinya tidak ada penunggakaan dari para peminjam.

Program ini diberikan kepada tiga kelompok yaitu pedagang lapak, usaha mikro dan usah mikro eksis. Untuk pedagang lapak seperti yang diserahkan kali ini mereka mendapatkan pinjaman sebesar Rp 3 juta. Pembayaran dicicil setiap hari melalui petugas pasar yang setiap harinya juga menarik retribusi.

"Dalam satu hari pedagang lapak membayar sekitar Rp 34 ribu sehingga dalam waktu tiga bulan hutang tersebutbsudah bisa lunas," ujarnya.

Untuk pedagang mikro dan mikro eksis atau yangvtelah berjalan peminjaman paling banyak adalah Rp 25 juta dengan waktu peminjaman adalah satu tahun.

Sasaran penerima adalah pedagang yang memang benar benar memiliki usaha serta tidak memiliki riwayat penunggakan peminjaman di perbankan.

Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani foto bersama dengan para pedagang yang menerima pinjaman tanpa bunga alias nol persen dari Pemkab Tabalong.
Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani foto bersama dengan para pedagang yang menerima pinjaman tanpa bunga alias nol persen dari Pemkab Tabalong. (banjarmasinpost.co.id/reni kurnia wati)

Jaleha salah seorang pedagang yangmenjual plastik sangat nersyukur dengan adanya bantuan pinjaman tanpa bunga ini. Rencananya uang yang didapatkan akan digunakan untuk membeli plastik.

Jaleha juga pernah meminjam di rentenir beberapa tahun lalu, dirinya meminjam Rp 1 juta dan mengembalikan Rp 1,5 juta. "Semoga bisa rerus berlanjut dan dana pinjamannya juga bisa bertambah," ujarnya. (Nia/*)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved