Berita Banjarmasin

247 Surat Suara Pilpres 2019 di KPU Kota Banjarmasin Ditemukan Rusak, Begini Penanganannya

Dalam proses tersebut, ada sekitar 227 box surat suara yang dilipat. Diperkirakan akan selesai dalam waktu dua hari.

247 Surat Suara Pilpres 2019 di KPU Kota Banjarmasin Ditemukan Rusak, Begini Penanganannya
Capture Banjarmasin Post
Banjarmasin Post edisi Rabu (13/3/2019) Halaman 9 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pelipatan surat suara Pemilu 2019 untuk Kota Banjarmasin sudah pada tahap pelipatan surat suara Capres dan Cawapres. Untuk surat suara tersebut, pelipatan dianggap lebih mudah, karena hanya perlu dua kali lipat.

Dalam proses tersebut, ada sekitar 227 box surat suara yang dilipat. Diperkirakan akan selesai dalam waktu dua hari.

Kasubag Ruangan Umum dan Logistik KPU Kota Banjarmasin, Zaran mengatakan proses pelipatan kali ini lebih cepat sehari dari prediksi. Sehingga memungkinkan selesai lebih awal juga.

"Setelah selesai ini, kami akan melakukan pelipatan surat suara DPRD Kota Banjarmasin yang dilipat PPK dan PPS," ucap Zaran, saat ditemui di lokasi pelipatan surat suara di Gedung Warga Sari, Komplek Taman Budaya Kalsel, Banjarmasin, Selasa (12/3/2019).

Sebelumnya pelipatan surat suara DPD RI dan DPRD Provinsi Kalsel juga telah dilakukan. Khusus surat suara DPRD Provinsi Kalsel telah ditemukan 247 surat suara yang rusak.

Baca: PDIP Terbesar Terima Sumbangan Dana Kampanye di Kalsel Rp 5,125 Miliar, Disusul Golkar

Kerusakan tersebut ucap Zaran karena adanya yang sobek, bercak, berlubang dan ada pula yang tidak simetris. Namun surat suara yang tidak simetris dianggap masih meragukan apakah bisa digunakan atau tidak. Telebih bentuk percetakan pun tidak ada kerusakan selain pemotongan kertas surat suara yang tidak rata.

"Kemarin sudah dilaporkan ke KPU Provinsi Kalsel. Kami juga bertindak cepat. Setelah rekap dilakukan langsung dilaporkan," ucapnya.

Sebagaimana diketahui, pelipatan surat suara berlangsung sejak awal Maret 2019 kemaren. Lebih dari 100 relawan dilibatkan pada proses pelipatan tersebut. Jam kerja pun dibagi menjadi dua shift, yakni sejak pukul 08.00 Wita hingga pukul 16.00 Wita. Kemudian disambung Pukul 16.00 Wita hingga pukul 00.00 Wita.

Ketika proses pelipatan, surat suara juga langsung disortir. Sehingga oleh para relawan apabila ditemui surat suara yang rusak, langsung dimasukan pada kotak yang disediakan.

Sementara KPU Batola menargetkan pada 15 Maret mendatang, pelipatan surat suara sebanyak 1,3 juta lembar baik untuk DPR-RI, DPD, caleg DPRD provinsi dan caleg DPRD Batola.

“Iya pelipatan surat suara kita mulai 7 Maret silam. Mudah-mudah pada 15 Maret mendatang, bisa selesai semua,” kata Ketua KPU Batola, Rusdiansyah.

Baca: Ada 11 Sipir Cantik Diantara 1600 Lebih Napi di Lapas Banjarbaru, Siap Jaga 59 Napi Perempuan

Menurut Rusdiansyah, untuk pelipatan surat suara DPR-RI sudah selesai. Dan untuk surat DPD-RI juga sudah selesai, tapi belum direkap. Nah, setelah selesai pelipat suara suara DPR-RI dan DPD, maka akan dilanjutkan pelipatan suara caleg DPRD Kalsel dan DPRD Batola.

“Untuk pelipatan suara yang terakhir adalah untuk presiden dan wakil presiden,” katanya.

Ditambahkannya, untuk melipat surat suara baik DPR-RI, DPD, caleg DPRD provinsi dan caleg DPRD Batola serta calon presiden wakil presiden, KPU Batola mengerahkan 113 tenaga kerja. Mereka diambilkan dari warga Marabahan, Bakumpai dan Cerbon.

“Satu upah pelipatan per satu surat suara dihargai Rp 50,” katanya. (banjarmasinpost.co.id/ell/ogi)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved