Berita Banjar

Ancaman Hukuman Pembunuh Levie Prisillia Capai 15 Tahun, Ebon Ajukan Keringanan ke Hakim

Ancaman Hukuman Pembunuh Levi Priscilia Capai 15 Tahun, Ebon Ajukan Keringanan ke Hakim

Ancaman Hukuman Pembunuh Levie Prisillia Capai 15 Tahun, Ebon Ajukan Keringanan ke Hakim
banjarmasin post group/ hasby suhaily
Sidang agenda pembacaan tuntutan terdakwa, Herman pelaku pembunuhan Levie Priscilla yang sempat menggegerkan, Rabu (13/3/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Terdakwa Herman alias Ebon dalam sidang dengan agenda pembacaan dakwaan tuntutan di Pengadilan Negeri Martapura dijerat Pasal 338 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara, Rabu (13/3/2019).

Sidang dipimpin langsung oleh Ketua PN Martapura, Sutiyono sebagai ketua majelis hakim.

Sedangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terdiri dari Kasipidum Kejaksaan Negeri Kabupaten Banjar Apriady jaksa kedua, Gusti Rahmat Samudera, jaksa ketiga Irwan. Sidang dimulai pukul 15.00 wita dan tidak berlangsung lama.

Terdakwa sempat mengutarakan minta keringanan, begitu pula kuasa hukumnya yang mendampingi saat sidang Rabu siang, M Noor. Namun JPU tetap pada tuntutannya.

Baca: Hasil Akhir PSM Makassar vs Lao Toyota FC Piala AFC 2019, Skor Akhir 7-3 Pesta Gol di Pakansari

Baca: Doa Luna Maya di Hari Pernikahan Syahrini dan Reino Barack Terungkap, Diucapkan Saat Umrah

Baca: Reaksi Billy Syahputra Saat Hilda Vitria Disebut Dekat Dengan Eks Rekan Roy Kiyoshi, Robby Purba

Baca: Hasil Barito Putera vs Persela Lamongan di Piala Presiden 2019 : Skor 1-1 di Babak Pertama

JPU, Apriady mengatakan, memang terdakwa dan kuasa hukumnya meminta keringanan tetapi pihaknya tetap pada pendirian tuntutan.

Pihaknya pun mengharapkan majelis hakim sependapat dengan JPU, karena perbuatan terdakwa tergolong sadis dan tidak manusiawi.

“Banyak hal yang memberatkan terdakwa, di antaranya perbuatan terdakwa mengakibatkan meninggalnya Levie, meresahkan masyarakat, meninggalkan luka yang dalam bagi keluarga, terdakwa juga sudah dua kali masuk penjara dan pembunuhan ini termasuk perbuatan sadis,” kata pria yang juga menjabat Kepala Bidang Pidana Umum Kejaksaan Negeri Kabupaten Banjar.

Sidang lanjutan dengan agenda putusan dijadwalkan akan digelar pada Selasa (19/3) di Pengadilan Negeri Martapura Kabupaten Banjar.

Terdakwa bernama Herman bin Daryanto (25) Warga Jalan Martapura Lama Rt. 07 Kelurahan Sungailulut Kecamatan Sungaitabuk Kabupaten Banjar. Korban bernama Levie Prisilia Warga Jalan A Yani Km 11.800 Kompleks Aston Banua Perumahan Royal Woodpark No 1 Gambut Kabupaten Banjar.

Baca: Bacaan Doa Buka Puasa Hari Ke-6 Puasa Rajab 2019 dan Keutamaan Ibadah Puasa di Bulan Rajab

Pada Jumat (23/11/2018) sekitar pukul 09.00 Wita di dalam mobil Suzuki Swift Biru DA 1879 TN di pinggir Jalan A Yani Km 11.800 Kelurahan Gambut Barat Kabupaten Banjar ditemukan seorang perempuan dalam keadaan meninggal dunia di dalam mobil tersebut. Korban mengalami luka dibagian leher.

Barangbukti yang diamankan, satu unit Suzuki Satria F warna Hitam merah, satu buah helm putih jenis GM, satu lembar jaket warna hitam, satu lembar celana jeans hitam, satu buah gunting, satu tas slempang cokelat, uang pecahan Rp100.000 sebanyak 10 lembar, satu unit Hp merk Samsung.

Terdakwa, Herman alias Ebon ditangkap petugas gabungan dari Resmob Polda Kalsel, Unit Ranmor Polda, Tekap Polres Banjar di kediamannya di Sungai Lulut, Jalan Martapura Lama RT 7, Kecamatan Sungaitabuk, Kabupaten Banjar Sabtu (24/11/2018) malam. (banjarmasinpost.co.id/Hasby Suhaily)

Penulis: Hasby
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved