Berita Tanahbumbu

Bawaslu Tanbu Gandeng Kelompok Setrategis, Bantu Edukasi ke Masyarakat Soal Pemilu

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tanahbumbu menyelenggarakan sosialisasi pengawasan partisipatif Bawaslu

Bawaslu Tanbu Gandeng Kelompok Setrategis, Bantu Edukasi ke Masyarakat Soal Pemilu
Banjarmasinpost.co.id/helriansyah
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tanahbumbu menyelenggarakan sosialisasi pengawasan partisipatif Bawaslu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tanahbumbu menyelenggarakan sosialisasi pengawasan partisipatif Bawaslu. Pelaksanaan salah satu upaya meminimalisir kecurangan dalam pelaksanaan Pemilu.

Sosialisasi yang berlangsung di ruang pertemuan Hotel Ebony, Tanahbumbu, Rabu (13/3/2019). Melibatkan kelompok setrategis antara lain, mahasiswa, organisasi kepemudaan (OKP), Difabelitas, organisasi masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan jajaran Bawaslu.

Ketua Bawaslu Tanahbumbu Kamiluddin Malewa SE mengatakan, sosialisasi partisipatif yang melibatkan beberapa organisasi dan mahasiswa sebagai perpanjangan tangan, untuk membantu Bawaslu melakukan pengawasan pelasanaan Pemilu.

Meminta kepada peserta khususnya mengikuti sosialisasi, untuk partisipasi membantu Bawaslu dalam melakukan pengawasan Pemilu.

Baca: Enaknya Nikmati High Tea Abad 18 di Kweny Sky Garden Ala Inggris, Sekarang Ada di Banjarbaru

Baca: Nasib Bella Luna dan Ayu Ting Ting Ternyata Sama, Terungkap di Depan Ivan Gunawan dan Ruben Onsu

Baca: DPT Pemilu 2019 di di Batola 221.672 Orang, Sebanyak 86 Orang di Antaranya Penderita Gangguan Jiwa

"Partisipatif, lebih kepada pencegahan. Begitu mereka mengetahui bahwa ada yang dilarang bisa melapor ke petugas," ujar Kamiluddin kepada banjarmasinpost.co.id, Rabu (13/3/2019).

Terlebih setidaknya, mereka sendiri secara pribadi tidak melakukan pelanggaran. Maka dari itu, terang Kamiluddin, kegiatan berbunyi sosialisasi pemilu partisipatif.

Cuman mengajak kepada mereka (partisipatif), terkait eksistensi Bawaslu karena memiliki tanggung jawab kepada publik..

Maka dari itu, masih menurut Kamiluddin, dalam sosialisasi ini peserta akan diberikan pengetahuan terkait bentuk-bentuk pelanggaran.

Diharapkan dapat teredukasikan kepada masyarakat sebagai bentuk pencegahan, tidak kecuali pencegahan pelangggaran bagi diri sendiri.

Karena ada diatur dalam Undang-Undang nomor 7 tahun 2017, bahwa yang berhak untuk memberikan laporan kepada Bawaslu terutama Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki hak pemilu.

"Mereka (partisipatif bukan relawan. Tapi kalau mau jadi relawan lebih bagus lagi," pungkas Kamiluddin.

(BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved