Bom Meledak di Kediaman Terduga Teroris

Brimob Tangkap Pria Bawa Amunisi di Yogyakarta, Bersamaan Ledakan Bom di Kediaman Terduga Teroris

Pada hari yang sama di Kota Yogyakarta, ada seorang pria yang membawa amunisi mendatangi Markas Komado (Mako) Satuan Brimob Polda DIY.

Brimob Tangkap Pria Bawa Amunisi di Yogyakarta, Bersamaan Ledakan Bom di Kediaman Terduga Teroris
capture /banjarmasin Post
Harian Banjarmasin Post edisi Cetak Rabu (13/3/2019) Halaman 1 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pada hari yang sama di Kota Yogyakarta, ada seorang pria yang membawa amunisi mendatangi Markas Komado (Mako) Satuan Brimob Polda DIY.

Direktur Reskrimum Polda DIY, Kombes Pol Hadi Utomo menjelaskan kronologis kejadian tersebut, yakni ada seseorang pria yang mendatangi Mako Brimob untuk menanyakan suatu tempat.

"Beberapa hal lainnya belum bisa saya sampaikan karena masih dalam penyelidikan. Oleh anggota kami, orang itu diamankan. Sesuai prosedur standar operasi (SOP), seluruh yang berkunjung ke kantor kami periksa," ujarnya.

Setelah diperiksa, lanjut dia, di dalam tas pria tersebut ditemukan beberapa bahan atau barang yang patut dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Ada beberapa butir peluru, ini sedang kami teliti butir peluru jenis apa, tipenya apa, peruntukkannya untuk senjata apa," tuturnya.

Baca: Ketua RT Ungkap Sosok Misterius R Sebelum Terduga Teroris Abu Hamzah Ditangkap di Sibolga

Baca: Istri Terduga Teroris Sibolga Akhirnya Ledakkan Diri Pukul 02.00 WIB, Ini Penjelasan Mabes Polri

Saat ini Polda DIY tengah melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan dan telah dibuatkan laporan polisi Model A. "Kami sudah buatkan laporan polisinya. Diduga ada barang-barang yang cukup bukti untuk kami sangkakan nanti sebagai barang yang kepemilikannya harus ada izin yaitu barang bahan peledak," jelasnya.

Ia menambahkan, sementara ini, yang bersangkutan akan dikenakan UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951. Dalam tas pria tersebut tidak ditemukan senjata api maupun senjata tajam.

"Yang jelas membuat kami melakukan pemeriksaan lebih detail. Sekarang kami sedang lakukan penyelidikan atas dugaan orang yang membawa bahan peledak," ungkapnya.

Kapolda DIY Irjen Pol Ahmad Dofiri membenarkan pihaknya mengamankan seorang pria, namun pria itu disebutnya tidak menyusup melainkan bertamu. Ketika diperiksa ternyata ditemukan barang-barang mencurigakan, satu di antaranya magasin dan peluru-peluru senjata api laras panjang.

"Bukan penyusup, tapi orang mau bertamu terus ketika diperiksa isi tasnya ada barang-barang mencurigakan. Lalu yang bersangkutan diamankan. Masih dimintai keterangan," kata Dofiri.

Baca: Polri: Penangkapan Terduga Teroris Abu Hamzah di Sibolga tak Ada Kaitan dengan Pemilu 2019

Baca: Jawaban Kocak Ustadz Abdul Somad Soal Simbol Jari yang Dikaitkan dengan Pilpres 2019

Halaman
12
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved