Bom Meledak di Rumah Terduga Teroris

Dada Zulkarnaen Terkena Serpihan, Bom Meledak di Rumah Terduga Teroris di Sibolga

Penangkapan seorang terduga teroris, Husain alias Abu Hamzah, di Sibolga, Sumatera Utara, Selasa (12/3/2019), tidak berjalan mulus.

Dada Zulkarnaen Terkena Serpihan, Bom Meledak di Rumah Terduga Teroris di Sibolga
capture /banjarmasin Post
Harian Banjarmasin Post edisi Cetak Rabu (13/3/2019) Halaman 1 

BANJARMASINPPOST.CO.ID, JAKARTA - Penangkapan seorang terduga teroris, Husain alias Abu Hamzah, di Sibolga, Sumatera Utara, Selasa (12/3/2019), tidak berjalan mulus.

Saat personel Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror melakukan pemeriksaan di rumah Abu Hamzah, mendadak terjadi ledakan bom yang melukai seorang petugas dan seorang warga sipil.

Kedua korban dirawat di RS Metta Medika, Sibolga. Informasi dari pihak rumah sakit, warga sipil yang menjadi korban bernama Zulkarnaen (40).

Sementara identitas polisi yang menjadi korban belum diketahui. Zulkarnaen menderita luka di bagian dada, kepala dan punggung. Dia diduga terkena serpihan ledakan bom.

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Mohammad Iqbal, dalam jumpa persnya menjelaskan, penangkapan terhadap Abu Hamzah itu dilakukan Selasa sore, pukul 14.23 WIB.

"Benar, pada Selasa, 12 Maret 2019, pukul 14.23 WIB telah dilakukan penangkapan terhadap terduga pelaku tindak pidana terorisme atas nama Husain alias Abu Hamzah di Sibolga," ujar Iqbal, di Jakarta, Selasa (12/3/2019).

Baca: Terjadi Dua Ledakan Bom, Kapolri Tito: Ledakan di Sibolga Tak Terkait Rencana Kunjungan Jokowi

Setelah dilakukan penangkapan, kata Iqbal, polisi melakukan pemeriksaan terhadap kediaman Abu Hamzah.

"Saat dilakukan pengecekan awal di rumah terduga pelaku, sekitar pukul 14.50, terjadi bom meledak yang melukai petugas," ujarnya.

Jenderal polisi bintang dua itu menambahkan di lokasi ledakan masih ada istri dan anak Abu Hamzah.

“Densus 88 Antiteror melakukan upaya negosiasi agar istri dan anak terduga teroris menyerahkan diri,” ujarnya.

Diduga ada benda-benda berbahaya yang disimpan di rumah Abu Hamzah.

“Petugas belum masuk ke dalam rumah tersangka karena patut diduga di dalamnya terdapat benda-benda berbahaya. Intinya kami meminimalisir korban," ujarnya. (Tribun Network/Kompas.com/dtc)

Baca Lebih Lengkap di Harian Banjarmasin Post atau E-Paper edisi Rabu (13/3/2019)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved