Berita HST

Kisah Pria 54 Tahun Asal Hulu Sungai Tengah yang Ikut UNBK Paket B

Kisah Pria 54 Tahun Asal Hulu Sungai Tengah yang Ikut UNBK Paket B. Selain itu ada juga pria umur 53 tahun yang ikut UNBK Paket C

Kisah Pria 54 Tahun Asal Hulu Sungai Tengah yang Ikut UNBK Paket B
MTsN 1 Kapuas untuk banjarmasinpost.co.id
Ilustrasi UNBK

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Ujian Paket B dan C di Hulu Sungai Tengah rencananya bakal menggunakan komputer alias ujian nasional berbasis komputer (UNBK).

Ujian paket dengan sistem UNBK di Hulu Sungai Tengah sudah kali kedua. Sebab, tahun lalu, UNBK paket menggunakan komputer juga sudah dilakukan pada tahun lalu.

Tercatat ada 533 peserta untuk paket B dan 864 untuk paket C. Bahkan, untuk mempermudah UNBK bagi peserta paket, Dinas Pendidikan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, sudah melakukan simulasi ujian nasional untuk peserta paket.

Apalagi, usia tertua untuk paket B berusia 54 tahun atas nama Zaini Gani dengan tanggal lahir pada 04 Juni 1964. Sedangkan untuk paket C lebih muda satu tahun yakni kelahiran tanggal 06 April 1965 atas nama Taslinan.

Baca: Hasil Arema FC vs Persita di Piala Presiden 2019 : Skor 2-0 di Babak Pertama, Gol Makan Konate!

Baca: Bukan Soal Wijaya Saputra, Gisella Anastasia Justru Marah Karena Ini dan Didukung Gading Marten

Pelaksana Tugas Kepala Bidang Bina SMP, Misran, mengakui jika kendala pada UNBK paket adalah peserta yang tua. Selain itu, perangkat PC atau laptop tak semua peserta paham menggunakannya.

"Jadi kami adakan simulasi agar mereka paham dan terbiasa menggunakan komputer," jelasnya, Rabu (13/3/2019).

Ia mengakui jika ujian kesetaraan diminati di Hulu Sungai Tengah. Terlebih, ijazah saat ini menjadi syarat seseorang untuk menjabat di desa maupun di legislatif.

Selain itu, UNBK juga digelar untuk siswa teguler SMP maupun Mts. Tercatat ada 37 SMP, enam SMP terbuka, dan 26 MTs yang melaksanakan UNBK.

Totalnya ada 4.194 siswa yang mengikuti UNBK untuk jalur sekolah reguler. Rinciannya, SMP 1.628, SMP Terbuka 105 siswa, dan MTs 2.461 siswa.

Kasi Kurikulum Dinas Pendidikan Kabuapten Hulu Sungai Tengah, Badarudin, menjelaskan jika UNBK sudah digelar sejak 2018 lalu.

"Tahun lalu UNBK 100 persen untuk SMP sederajad hanya Banjarbaru, HST, HSS, dan HSU. Tahun ini 13 kabupaten kota," jelasnya.

Baca: LIVE RCTI! LINK Live Streaming Bayern Munchen vs Liverpool di Liga Champions Babak 16 Besar

Baca: Terungkap Kisah Sedih Ayu Ting Ting Berpisah Dari Enji, Teman-Teman Sandingkan Dengan Bella Luna

Namun, yang mandiri hanya ada 14 sekolah termasuk satu SMP swasta. Sisanya masih numpang di SMK dan SMA.

Pihaknya menarget jika tahun depan SMP hanya menginduk ke SMP di kecamatan. Tidak lagi menginduk di SMA atau SMK.

"Tahun ini memang ada anggaran untuk membeli perangkat komputer namun realisasinya belum. Kami berharap 2022 mendatang seluruh sekolah sudah bisa melaksanakan UNBK mandiri," jelasnya.

(banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved