Berita Kabupaten Banjar

Pembersihan Sampah Haul di Area Transit Tanggul Irigasi Martapura Tak Bisa Cepat, Ini Penyebabnya

Pembersihan sampah haul terus dimaksimalkan oleh Pemerintah Kabupaten Banjar dibantu Pemerintah Kota Banjarbaru.

Pembersihan Sampah Haul di Area Transit Tanggul Irigasi Martapura Tak Bisa Cepat, Ini Penyebabnya
banjarmasinpost.co.id/idda royani
BERHAMBURAN - Lurah Sekumpul Marhusin (kanan) dan Kasi Pelayanan Kebersihan Manroni mengecek sampah di area transit di bahu saluran irigasi yang berhamburan, Rabu (13/03/20q9) siang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Pembersihan sampah haul terus dimaksimalkan oleh Pemerintah Kabupaten Banjar dibantu Pemerintah Kota Banjarbaru.

Setelah sampah di area transit utama di Jalan Pendidikan, Kelurahan Sekumpul, Kabupaten Banjar, tuntas dievakuasi Rabu (13/03/2019) siang pukul 12.00 Wita, petugas kebersihan langsung bergerak ke area transit kedua di tanggul/bahu saluran irigasi di seberang kantor Lurah Sekumpul.

Pembersihan sampah tersebut di-handle oleh petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarbaru. Mereka mengerahkan 14 unit dump truk, satu unit wheel loader, dan 40 orang personel.

Mereka bergerak mengangkut sampah haul tersebut sejak Selasa (12/03/2019) dan diperkirakan hingga Kamis (14/03/2019) besok. Khusus di area transit di kawasan saluran irigasi, ppengangkutannya tidak mudah karena onggokan sampahnya dalam kondisi berhamburan.

Baca: Bantu Angkut Sampah Haul, Pemko Banjarbaru Kerahkan Belasan Dump Truk dan Alat Berat Ini

Baca: Seorang Anak Tega Gorok Ibu Kandung saat Tidur, Polisi Lumpuhkan Pelaku Pakai Gas Air Mata

Secara teknis hal itu menyulitkan kegiatan pembersihannya. "Sampahnya berhamburan begini. Kami perlu waktu paling tidak dua hari," ucap Kasi Pelayanan Kebersihan, DLH Banjarbaru, Manroni, Rabu (13/03/2019) siang.

Ia menuturkan volume sampah di area transit kedua tersebut memang tak sebanyak di area transit utama di Jalan Pendidikan. Sampah yang ada di kawasan irigasi ini sekitar 50 ton, sedangkan yang ada di Jalan Pendidikan 150-an ton.

Operator wheel loader bekerja keras menghimpun sampah yang berserakan di area transit di bahu saluran irigasi, Sekumpul, Rabu (13/03/2019) siang._wm
Operator wheel loader bekerja keras menghimpun sampah yang berserakan di area transit di bahu saluran irigasi, Sekumpul, Rabu (13/03/2019) siang._wm (banjarmasinpost.co.id/idda royanni)

Pengangkutan sampah di Jalan Pendidikan cepat tuntas, tak sampai dua hari karena pada Rabu siang telah selesai. Pengangkutannya cepat karena sebagian besar sampah telah terbungkus rapi di kantongan plastik besar maupun dalam karung.

Beda dengan onggokan sampah yang berada di kawasan saluran irigasi, berhamburan. Karenanya pengangkutannya agak lama, apalagi posisi onggokan sampah tersebut persis di tepian tanggul sehingga operator wheel loader maupun sopir dump truk mesti lebih ekstra hati-hati.

Baca: Dalam 8 Menit, Uang Rp 65 Juta Terkuras via Virtual Account, Nasabah BRI Mojokerto Diduga Tertipu

Baca: Nasib Serupa Bibi Ardiansyah - Vanessa Angel dan Hilda Vitria - Billy Syahputra Terkait Hal Ini

"Kemarin itu padahal sampahya rata-rata sudah rapi terkemas dalam plastik besar dan karung. Masalahnya ada sejumlah pemulung yang membongkarnya sehingga sebagian menjadi berhamburan begitu," sebut Lurah Sekumpul, Gusti Marhusin.

MELUBER - Onggokan sampah meluber di area transit kedua di bahu tanggul saluran irigasi, Sekumpul, Martapura, Rabu (13/03/2019).
MELUBER - Onggokan sampah meluber di area transit kedua di bahu tanggul saluran irigasi, Sekumpul, Martapura, Rabu (13/03/2019). (banjarmasinpost.co.id/idda royani)

Ia mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Banjarbaru Nazdmi Adani yang peduli dan membantu pengangkutan sampah haul di wayahnya. "Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat, kami sangat berterima kasih," tandasnya. (banjarmasinpost.co.id/roy)

Penulis: Idda Royani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved