Bumi Selidah

Penjabat Sekdakab Abdul Manaf Hadiri Deklarasikan Zona Integritas WBK dan WBBM Polres Batola

Polres Batola menyelenggrakan Penandatanganan dan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM, Rabu (13/03/2019).

Penjabat Sekdakab Abdul Manaf Hadiri Deklarasikan Zona Integritas WBK dan WBBM Polres Batola
Humas Pemkab Batola
Penandatanganan dan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), Rabu (13/03/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Dalam rangka mewujudkan lembaga yang berkomitmen dalam hal pencegahan korupsi dan pelayanan yang baik, Polres Barito Kuala (Batola) menyelenggrakan Penandatanganan dan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), Rabu (13/03/2019).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Jananuraga Polres Batola ini dilakukan Kapolres Batola di hadapan Bupati Batola diwakili Penjabat Sekda Batola H Abdul Manaf, para anggota forkopimda dan berbagai lapisan masyarakat.

Kapolres Batola AKBP Mugi Sekar Jaya SSos SIK mengatakan, dirinya beserta seluruh jajaran mempunyai komitmen untuk mewujudkan WBK dan WBBM melalui reformasi birokrasi khususnya dalam pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Mugi menjelaskan, reformasi birokrasi merupakan langkah penting untuk melakukan penataan sistem penyelenggaraan pemerintahan khususnya di Polres Batola agar menjadi lebih efektif, efisien dan melayani.

“Birokrasi yang efektif, efisien dan melayani tersebut akan memberikan pelayanan kepada masyrakat secara cepat, tepat, profesional, bersih, dan bebas dari praktek KKN,” ucapnya.

Polres Barito Kuala (Batola) melakukan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), Rabu (13/03/2019).
Polres Barito Kuala (Batola) melakukan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), Rabu (13/03/2019). (Humas Pemkab Batola)

Sebelumnya, Bupati Batola Hj Noormiliyani AS melalui Penjabat Sekdakab Batola H Abdul Manaf menyatakan, sangat menyambut baik upaya yang dilakukan jajaran Polres Batola ini.

Menurutnya, pencanangan pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi dan wilayah birokrasi bersih dan melayani merupakan langkah penting dan strategis dalam mendukung suksesnya upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi.Karenanya, melalui pencanangan ini, bupati berharap, akan lahir tunas-tunas integritas yang selanjutnya dapat memberikan pengaruh dan dampak positif bagi lingkungan, sehingga semakin banyaknya aparatur yang memiliki integritas dan kompentensi handal.

Mantan Ketua DPRD Provinsi Kalsel yang memiliki disiplin ilmu hukum tata negara mengutarakan, penyebab korupsi dapat dikelompokan 3 yaitu permasalahan integritas SDM, kelemahan sistem, dan masalah kultur.

Karenanya, sebut dia, tunas-tunas integritas yang merupakan orang-orang pilihan diharapkan dapat memiliki kepribadian dan kompetensi yang hebat untuk saling mengingatkan satu sama lain agar tidak mudah tergoda terhadap tindakan korupsi.

“Upaya untuk mencegah korupsi ini harus kita maksimalkan. Lebih-lebih dari fenomena yang terlihat makin hari tindakan tidak terpuji ini tidak menunjukan tren yang menurun,” pungkasnya.

Pencanangan Pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM di Polres Batola ini ditandai pengucapan ikrar bersama seluruh jajaran anggota Polres Batola dilanjutkan penandatangan kesepakatan disaksikan bupati dan para anggota forkopimda dan para undangan.(aol/*)

Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved