Berita HSS

Temukan 102 Surat Suara Rusak, Langkah Ini yang Dilakukan KPU HSS

Temukan 102 Surat Suara Rusak, Langkah Ini yang Dilakukan KPU HSS. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hulu Sungai Selatan telah melaksanakan pelipatan surat

Temukan 102 Surat Suara Rusak, Langkah Ini yang Dilakukan KPU HSS
banjarmasin post group/ hanani
Petugas pelipat surat suara, yang dipekerjakan KPU HSS dari warga setempat, Rabu (13/3/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hulu Sungai Selatan telah melaksanakan pelipatan surat suara, sejak 1 Maret 2019.

Hingga Rabu (13/3/2019), proses pelipatan surat suara yang melibatkan 100 orang dari pegawai KPU dan masyarakat setempat tersebut masih berlangsung.

Ketua KPU HSS Nida Guslaili, kepadabanjarmasinpost.co.id menjelaskan, surat suara tiba di HSS 28 Februari 2019 lalu, dan mulai 1 Maret langsung dilakukan pelipatan.

Adapun jumlah surat suara yang diterima dari KPU pusat tersebut, setelah dihitung melalui rapat yang melibatkan berbagai unsur termasuk Bawaslu HSS sebanyak 1.059 koli, dengan total isi 879.

Baca: Hasil PSM Makassar vs Lao Toyota FC di Piala AFC 2019, Skor 2-1 di Babak Pertama

Baca: Putus dari Bibi, Kondisi Vanessa Angel yang Terjerat Kasus Prostitusi Artis Diungkap Febby Febiola

Sebanyak 169 lembar dari sejumlah surat yang disortir dan dilipat, sudah ditemukan 102 lembar rusak.

"Rusaknya, ada yang lembarannya robek,. Ada yang tinta tulisannya merembes, ada pula yang kertas surat suaranya berlobang,"kata Nida. Disebutkan, jumlah tersebut belum termasuk lembat surat suara untuk pemilu presidin dan wakil presiden serta DPD," katanya.

Dijelaskan, berdasarkan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan Tahap kedua (DPTHT2) untuk Pemilu Presiden dan Wakil Presiden maupun Pemilu Anggota DPD, Pemilu Legislatif DPR dan DPRD Kalsel. kebutuhan surat suara di HSS adalah 175.645.

Namun, untuk masing-masing surat suara yang datang, setelah dihitung terdapat kekurangan masing-masing 406 surat suara. Sedangkan surat suara untuk pemilu legislatif DPRD HSS untuk masing-masing Dapil justru kelebihan.

"Dapil 1 kelebihan 486, dapil 2 Kelebihan 888 lembar dan Dapil 3 kelebihan 861 lembar dari yang datang dikurangi jumlah kebutuhan berdasarkan DPTHP2,"jelas Nida.

Data selisih jumlah surat suara yang dikirim KPU pusat dan kebutuhan berdasarkan DPTHP2 tersebut, kata Nida masih sementara, karena proses sortir dan pelibatan surat suara belum selesai, sehingga belum diketahui angka pasti surat suara yang rusak.

Halaman
12
Penulis: Hanani
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved