Ekonomi dan Bisnis

Tingkatkan Ekonomi Syariah, Kalsel Tuan Rumah Festival Ekonomi Syariah 2019

Kalimantan Selatan (Kalsel) menjadi tuan rumah penyelenggara Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) 2019 yang bakal dihelat Juli mendatang.

Tingkatkan Ekonomi Syariah, Kalsel Tuan Rumah Festival Ekonomi Syariah 2019
banjarmasinpost.co.id/mariana
KPwBI Kalsel, Herawanto (tengah). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kalimantan Selatan (Kalsel) menjadi tuan rumah penyelenggara Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) 2019 yang bakal dihelat Juli mendatang.

Secara teknis, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalsel (KPwBI) Kalsel, Herawanto menyebutkan rencana pelaksanaan Fesyar bertempat di Banjarmasin.

"Kemungkinan setingkat Menteri akan hadir, karena di bulan Juli sudah diselenggarakan Pilpres otomatis Presiden terpilih harus dilantik terlebih dahulu, jadi kemungkinan tidak bisa hadir," jelas Herawanto kepada Banjarmasinpost.co.id.

Fesyar sendiri merupakan salah satu event rangkaian kegiatan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF), yaitu event ekonomi dan keuangan syariah terbesar dan terdepan di Indonesia yang mengintegrasikan pengembangan sektor keuangan dengan perekonomian sektor riil.

Baca: Ada 11 Sipir Cantik Diantara 1600 Lebih Napi di Lapas Banjarbaru, Siap Jaga 59 Napi Perempuan

Baca: Prediksi Laga Bayern Munchen vs Liverpool Leg Kedua 16 Besar Liga Champion Live RCTI Malam Ini

Baca: Sering Digoda dan Jadi Pusat Perhatian, Sipir Cantik Lapas Banjarbaru Sendirian Jaga & Tanpa Hp Lagi

Pada 2018 lalu, Balikpapan menjadi penyelenggara ajang ini menggantikan Lombok yang sebelumnya sudah ditunjuk namun karena terjadi bencana alam maka dialihkan ke Balikpapan.

Event tahunan ini menyasar pelaksanaan strategi Pencapaian Halal Supply Chain, yaitu pilar pengembangan blueprint ekonomi syariah, yang meliputi strategi Penguatan sektor Pertanian yang Terintegrasi (Integrated Farming).

"Penguatan Sektor Industri Pengolahan (Food and Fashion), Penguatan Sektor Energi Terbarukan (Renewable Energy), dan Pengembangan Sektor Wisata Halal (Halal Tourism)," imbuh Herawanto.

Dia mengharapkan, manfaat bagi Kalsel dapat eksposure pada halal value chain dan pengembangan ekonomi syariah yang lebih luas serta branding sebagai pusat ekonomi syariah Kalimantan. (Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

Penulis: Mariana
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved