Berita Internasional

Uni Eropa, India, Inggris, UAE, dan Malaysia Perpanjang Melarang Boeing 737 Max

Uni Eropa dan India menyusul sejumlah negara lain—termasuk Indonesia, Inggris dan Cina—dalam melarang pengoperasian Boeing 737 Max

Uni Eropa, India, Inggris, UAE, dan Malaysia Perpanjang Melarang Boeing 737 Max
Garuda Indonesia
Pesawat Boeing 737 MAX 8 telah dioperasionalkan oleh Garuda Indonesia, di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu (7/1/2018) 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Uni Eropa dan India menyusul sejumlah negara lain—termasuk Indonesia, Inggris dan Cina—dalam melarang pengoperasian Boeing 737 Max menyusul jatuhnya pesawat jenis ini yang dioperasikan Ethiopian Airlines.

Keduanya melarang Boeing 737 Max melintas di atas ruang udara mereka untuk memastikan keselamatan penumpang.

Kementerian Penerbangan Sipil India mengumumkan bahwa mereka "segera" menghentikan sementara penerbangan dengan pesawat jenis tersebut.

Mereka mengatakan: "Pesawat-pesawat tersebut akan dilarang terbang hingga dilakukan perbaikan yang layak dan langkah-langkah pengamanan diambil untuk memastikan keselamatan operasional penerbangan."

Keputusan India mengikuti langkah Badan Keselamatan Penerbangan Uni Eropa yang melarang penerbangan pesawat tersebut untuk sementara sebagai "tindakan pencegahan".

Para penyelidik telah mendapatkan perekam data penerbangan (flight data recorders/FDR) dari pesawat Ethiopian Airlines yang jatuh hari Minggu lalu dan tengah memeriksanya untuk menentukan penyebab jatuhnya pesawat.

Baca: Fakta Bella Luna dengan Mudah Gaet Pria Tajir, Dituding Pakai Susuk hingga Gunakan Air Wudhu

Baca: Ahmad Dhani Tiba-tiba Teriak, Terungkap Bocoran Konser Dewa 19 di Surabaya, Konser Tanggal 30!

Baca: Kabar Gembira! Pemerintah Buka 85.536 Lowongan CPNS dan 168.637 untuk PPPK Tahun Ini

Badan Keselamatan Penerbangan Uni Eropa menyatakan: "Penyelidikan terhadap kecelakaan tengah dilakukan, dan kini terlalu awal untuk menyimpulkan penyebab kecelakaan tersebut."

Sebelumnya, Inggris, Uni Emirat Arab, Malaysia, dan Oman melarang pengoperasian Boeing 737 Max menyusul jatuhnya pesawat jenis ini yang dioperasikan Ethiopia Airlines.

Akhir Oktober lalu, pesawat jenis ini yang dioperasikan Lion Air jatuh di Laut Jawa. Kedua pesawat jatuh beberapa menit setelah lepas landas.

Otorita Penerbangan Sipil Inggris, CAA, mengatakan pelarangan operasional Boeing 737 Max di wilayah udara negara tersebut "sebagai langkah berjaga-jaga".

Halaman
1234
Editor: Didik Trio
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved