Berita Banjarmasin

DPRD Kalsel Sarankan Aset Wisata Bawah Jembatan Barito Diserahkan ke Pemkab Batola, Ini Alasannya

Dengan menghibahkan, tentu proses perawatan dan penganggaran dari APBD Batola akan lebih maksimal untuk membenahi aset kawasan bawah Jembatan Barito.

DPRD Kalsel Sarankan Aset Wisata Bawah Jembatan Barito Diserahkan ke Pemkab Batola, Ini Alasannya
banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
Dinas Pariwisata Provinsi Kalsel, menyayangkan aset wisata bawah Jembatan Barito di Jalan Trans Kalimantan, Kecamatan Alalak, Kabupaten Batola 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - DPRD Kalsel menyarankan agar Pemprov Kalsel menghibahkan aset wisata bawah Jembatan Barito di Jalan Trans Kalimantan, Kecamatan Alalak yang saat ini kondisinya terlantar ke Pemkab Batola.

Dengan menghibahkan, tentu proses perawatan dan penganggaran dari APBD Batola akan lebih maksimal untuk membenahi aset kawasan bawah Jembatan Barito.

“Ini pendapat pribadi. Bukan pendapat lembaga atau kelembagaan DPRD. Lebih baik aset bawah Jembatan Barito diserahkan ke Pemkab Batola agar lebih mudah pengelolalannya,” kata Ketua Komisi III DPRD Kalsel, Riswandi, Jumat (14/3/19).

Menurut Riswandi, tidak salah jika Pemkab Batola tidak mau mengelola aset bawah Jembatan Barito. Sebab, jika Pemkab dan DPRD Batola menganggarkan pembenahan aset tersebut dan sertifikat lahan itu masih milik Pemprov Kalsel, tentu akan menjadi temuan keuangan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“BPK akan dengan cepat melacak kepemilik aset terkait pengucuran dana dari APBD,” katanya.

Baca: Pembayaran Klaim BPJS Seret, Suciati : 5 Perusahaan Farmasi Ancam Stop Distribusi Obat ke RSUD Ulin

Menurut Riswandi, untuk hibah kawasan bawah Jembatan Barito sangat memungkinkan. Namun perlu kajian dan sepanjang tidak melanggar aturan. Dewan akan melakukan evaluasi terkait pemanfaat aset bawah Jembatan Barito, apakah karena Pemprov tak mampu mengelolalnya atau karena faktor apa.

“Kalau Pemprov Kalsel mampu mengelolanya kenapa harus dihibahkan ke Pemkab Batola.Nantinya secara khusus akan dibahas di Komisi I DPRD Kalsel terkait hibah aset kawasan Jembatan Barito ke Pemkab Batola,” katanya,

Ditambahkannya, baik Pemprov Kalsel dan Pemkab Batola itu sama-sama instansi pemerintah. S

ebenarnya, tidak sulit untuk mengelola potensi aset bawah jembatan Barito yang sedemikian besar.

“Gubenur Kalsel, Sabhirin Noor dan Bupati Batola Hj Noormiliyani itu akan temen baik. Mereka berdua, ngopi bareng lah. Bicaralah mereka berdua. Pasti ada solusi soal aset Jembatan bawah Barito yang saat ini terlantar. Nanti kepala dinas baik di provinsi dan pemkab Batola tinggal melaksanakan kesepakatan dua pimpinan tersebut,” katanya.

Halaman
123
Penulis: Edi Nugroho
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved