Mereka Bicara

Menyambut Era Pemerintahan Berbasis Elektronik 2020

Penggunaan internet dalam bisnis sektor swasta sudah menjadi hal yang lazim. Saat ini di era industri 4.0, penggunaan internet

Menyambut Era Pemerintahan Berbasis Elektronik 2020
Yuswohady
Revolusi Industri 4.0 

Oleh: I Wayan Supatra, Kepala Bagian Umum Kanwil DJPb Provinsi Kalsel

BANJARMASINPOST.CO.ID - Penggunaan internet dalam bisnis sektor swasta sudah menjadi hal yang lazim. Saat ini di era industri 4.0, penggunaan internet oleh sektor swasta menjadi sangat besar intensitasnya dalam rangka memenangkan kompetisi merebut hati pelanggan.

Sebagai contoh, saat ini sudah dimulai persaingan antara layanan transportasi online dengan transportasi konvensional. Kompetisi tersebut biarlah terjadi untuk menuju keseimbangan baru, dimana diharapkan konsumen akan mendapatkan layanan yang terbaik, konsumen dapat memilih sesuai seleranya.

Bagaimana halnya dengan sektor pemerintahan? Seperti biasanya, sektor pemerintahan berada di belakang kemajuan sektor swasta. Pemerintah yang inovatif akan mengikuti nilai-nilai positif dari sektor swasta untuk meningkatkan layanan publiknya.

Salah satu prinsip dalam New Public Management (NPM) adalah “transfer of private sector management principles to the public sector” (Kjaer, 2004). Mengikuti penggunaan internet di sektor swasta, maka lahirlah istilah e-Government sebagai tanda dimulainya penggunaan internet dalam layanan publik.

Untuk percepatan dan sinkronisasi pelaksanaan e-Government di Indonesia, telah diterbitkan Peraturan Presiden Nomor 95 tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik adalah penyelenggaraan pemerintahan yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk memberikan layanan kepada Pengguna SPBE.

Adapun pengguna SPBE mencakup masyarakat umum, dunia usaha, maupun internal pemerintah (lembaga maupun aparatur pemerintah). Layanan kepada masyarakat umum antara lain e-Pengaduan, e-Kesehatan, dan e-Pendidikan. Layanan kepada dunia usaha misalnya berupa e-Procurement dan e-Perijinan. Layanan internal pemerintah antara lain berupa e-Office, e-Planning, e-Budgeting, e-Monev, e-Kepegawian dan e-Pensiun. Ditargetkan pada tahun 2020, layanan SPBE sudah dapat mulai dioperasikan dan dapat dirasakan manfaatnya oleh pengguna SPBE.

Dengan diterapkannya SPBE, diharapkan dapat mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, dan akuntabel serta pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya.

Hal itu tidak mustahil terwujud, mengingat dengan semua layanan dalam wujud elektronik, maka semua pihak yang terlibat bisa mengawasi apabila terjadi fraud. Sebagai contoh, dengan adanya tes penerimaan pegawai secara online, semua hasil diumumkan saat itu juga sehingga sulit untuk melakukan manipulasi data.

Selanjutnya, implementasi SPBE juga mendorong peningkatan sinergi antar lembaga pemerintah dalam penggunaan data tunggal di Indonesia. Apabila saat ini sering terjadi masing-masing lembaga memiliki data yang berbeda, diharapkan dengan SPBE, terwujud satu data tunggal di lingkungan pemerintahan.

Halaman
12
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved