Berita Banjar

Rencana Dinas PUPR Provinsi Kalsel Siapkan Akses Alternatif Jalan A Yani Kabupaten Banjar

Rencana Dinas PUPR Provinsi Kalsel Siapkan Akses Alternatif Jalan A Yani Kabupaten Banjar, Ini Lokasinya

Rencana Dinas PUPR Provinsi Kalsel Siapkan Akses Alternatif Jalan A Yani Kabupaten Banjar
banjarmasinpost.co.id/idda royani
Warga mulai banyak yang melintasi jalan tembus Sungaiulin-Indrasari. Foto diambil, Kamis (07/03/2019) siang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Pasca pelaksanaan puncak Haul ke-14 KH Zaini Abdul Ghani atau Abah Guru Sekumpul pada Minggu (10/3) lalu, arus kepulangan jamaah terutama menuju hulu sungai hingga Selasa (12/3/2019) masih terjadi kemacetan beberapa titik. Kondisi ini terjadi karena tidak ada jalan alternatif lain dari Jalan A Yani.

Salah seorang jamaah, Yadi yang berasal dari Tanjung, setelah mengikuti puncak Haul Abah Guru Sekumpul pulang sekitar pukul 04.00 wita dinihari dan sampai di daerah Tapin pukul 08.00 wita. Masih menempuh jarak lebih dari separuh perjalanan.

Informasi kemacetan di kawasan Mataraman juga ramai beredar di media sosial, disertai himbaun bagi jamaah yang pulang dari haul menempuh perjalanan jauh karena kemacetan yang cukup parah agar jamaah beristirahat sejenak, sembari menunggu arus lalulintas mulai lancar.

Salah seorang warga Martapura, Muhammad Andre mengatakan, sepengetahuannya ada jalan yang pernah dirintis zaman Gubernur Kalsel, H Rudy Ariffin yakni Mataraman Sungaiulin. Jalan tersebut sebagai jalan alternatif dari Jalan A Yani, kawasan Mataraman.

Baca: Kerap Digosipkan Ayu Ting Ting, Ivan Gunawan Diminta Ruwatan Agar Jodohnya Enteng

Baca: LIVE Streaming & Jadwal Swiss Open 2019, Kamis (14/3), Ahsan/Henda dan Jonatan Christie Beraksi

“Tetapi jalan tersebut belum terhubung atau putus, sehingga tidak bisa dilewati. Padahal kalau jalan tersebut terhubung, setidaknya bisa sebagai jalan alternatif A Yani dan bisa jalan alternatif digunakan jamaah haul,” katanya.

Dia menambahkan, namun sejak Gubernur Kalsel berganti, kini dijabat H Sahbirin Noor tidak ada lagi kegiatan pelaksanaan pembangunan jalan Mataraman Sungaiulin tersebut. Dirinya pun mengharapkan, pembangunan jalan Mataraman Sungaiulin bisa terhubung.

Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalsel, Roy Anwar melalui Kabid Bina Marga Dinas PUPR Provinsi Kalsel, M Yasin Toyib mengatakan, pada tahun ini pihaknya melakukan perencanaan agar akses jalan dari Mataraman ke Sungaiulin tersambung. Sehingga tentulah bisa menjadi jalan alternatif dari Jalan A Yani.

Kondisi jalan ruas Mataraman - Sungaiulun aspal 10 Kilometer terdiri dari 8 Kilometer di Mataraman dan 2 Kilometer di Sungaiulin dan ditambah 1 Kilometer rencana ditangani tahun ini, beruapa agregat dua kilometer, tanah dua kilometer.

Baca: Live Streaming Bali United vs Bhayangkara FC di Indosiar, Penentuan Juara Grup B Piala Presiden 2019

Baca: Petugas Satpol PP Kota Banjarmasin Diamuk Perempuan yang Tinggal di Kolong Jembatan Antasari

Jembatan yang belum terhubung ada tiga buah, yakni Sungai Riamkanan sekitar 80 meter, sungai Jingahhabang 20 meter, dan satu jembatan dengan panjang satunya 20 meter di Sungai Jati.

“Kalau untuk penganggaran agar selesai kami masih menghitung perencanaan tahun ini, kalau jalan satu kilo sekitar Rp 5 miliar, tetapi kalau jembatan yang tidak bisa diprediksi. Tahun ini ada DAK Rp 5,9 miliar, ini menyambung yang di Sungai Ulin,” katanya, Kamis (14/3).

Yasin menjelaskan, dari awal perencanaan Jalan Mataraman- Sungaiulin memang diarahkan untuk memecah arus jalan nasional dalam kota Martapura. Sedangkan untuk daerah Jingahhabang, karena disitu daerah urukan dan urukannya tinggi atau dalam, maka pihaknya akan mempertimbangan sesuai kondisi lapangan.

“Kami mintakan masyarakat bersabar, tahun ini perencaan,” tutup Yasin. (banjarmasinpost.co.id/Hasby Suhaily)

Penulis: Hasby
Editor: Rendy Nicko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved