Berita Kabupaten Banjar

Carut Marut Tapal Batas Kabupaten Banjar dan Tanahlaut Bakal Selesai, Titik Koordinat Diperjelas

Pelan tapi pasti carut marut sengketa tapal batas wilayah Kabupaten Banjar dan Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan, mulai diurai.

Carut Marut Tapal Batas Kabupaten Banjar dan Tanahlaut Bakal Selesai, Titik Koordinat Diperjelas
banjarmasinpost.co.id/idda royani
Pengendara melintasi jalan poros di Kampung Sungaitabuk, beberapa pekan lalu. Wilayah inilah yang hingga kini masih disengketakan antara Pemkab Banjar dan Tanahlaut 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Pelan tapi pasti carut marut sengketa tapal batas wilayah Kabupaten Banjar dan Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan, mulai diurai.

Apalagi kedua pemimpin baru di dua kabupaten bertetangga ini telah berkomitmen mempercepat penyelesaian konflik administratif tersebut.

Kedua Tim Penegasan Batas Daerah (PBD) kedua pemkab beberapa hari lalu kembali turun ke lapangan difasilitasi Tim dari Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

"Tanggal 5 hingga 7 Maret lalu kami sama-sama turun ke lapangan," beber Kasubag Otonomi Daerah, Kerjasama, dan Batas, Bagian Pemerintahan, Pemkab Banjar, M Hafizh, Kamis (15/03/2019).

Pejabat eselon IV Setda Banjar ini menuturkan pohaknya turun mengecek tapal batas di wilayah Kecamatan Beruntungbaru dan Aluhaluh. "Sudah diambil titik koordinatnya. Selanjutnya kami tinggal menungu fasilitasi dari Pemprov untuk kesepakatannya," jelas Hafizh.

Baca: Jasad MR X Bertato Gagal Ganteng yang Tabrak Buritan Truk Jalan Trikora Diketahui Bernama Rusdi

Baca: Duka Cita Maia Estianty Disampaikan pada Korban Penembakan di Dua Masjid di Selandia Baru

Baca: Pernah Pamer Foto Habib Rizieq, Hotman Paris Incar Ustadz Abdul Somad untuk Ditemui, Ini Alasannya

Ia menuturkan peninjauan lapangan untuk pengambilan titik koordinat tersebut lumayan menyita waktu. Pihaknya turun ke lapangan sejak pukul 09.00 Wita dan pulang pukul 18.00 Wita.

Bagaimana dengan sengketa tapal batas di wilayah Desa Kiram, Kecamatan Karangintan? "Yang di Kiram masih pada tahap pengumpulan data dukung. Di antaranya data tentang peta desa, kepemilikan tanah, perizinan yang diberikan pemerintah," ucapnya.

Data administratif tersebut yakni yang berada di wilayah Desa Kiram, Kecamatan Karangintan. Pasalnya, di wilayah inilah jumlah titik sengketa terbanyak yang sejak belasan tahun silam menjadi benang kusut.

Di wilayah Kiram tersebut, tercatat sebanyaj 11 titik tapal batas yang disengketakan. Dari jumlah ini, baru satu titik yang telah tertuntaskan atau disepakati yakni di titik simpang Banjar-Tala-Banjarbaru.

Sembari menyiapkan kelengkapan berkas-berkas atau data administratif tersebut, pihaknya juga menunggu fasilitasi dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Halaman
12
Penulis: Idda Royani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved