Seleksi PPPK

Ibnu Sina Batalkan Seleksi PPPK, Wali Kota Banjarmasin Sebut Pertimbangan ini

Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina sempat mengajukan usulan untuk menggelar seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK/P3K)

Ibnu Sina Batalkan Seleksi PPPK, Wali Kota Banjarmasin Sebut Pertimbangan ini
BPost Cetak
BPost edisi cetak Jumat (15/3/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina sempat mengajukan usulan untuk menggelar seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK/P3K) kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

Belakangan orang nomor satu di Kota Banjarmasin ini membatalkannya.

“Kemarin kami ada menyurati Kemenpan RB untuk diikutkan mengadakan PPPK. Kemudian kami surati kembali untuk tidak diikutkan, dengan berbagai macam pertimbangan,” ucap Ibnu, Rabu (13/3).

Baca: Gisella Anastasia Beberkan Peran Wijaya Saputra Baginya & Gempita, Mantan Gading Dituduh Pencitraan

Baca: Pevita Pearce dan Ariel NOAH Pamer Hobi yang Sama, Meski Bantah Jadi Sepasang Kekasih

Baca: Pesan Menohok Luna Maya & Goda Gading Marten Usai Pernikahan Syahrini dan Reino Barack, Gisella?

Baca: Pesan Danny Satriadi Untuk Nikita Mirzani Diduga Saling Sindir dengan Adik Syahrini, Aisyahrani

Salah satu yang menjadi pertimbangan pembatalan mengadakan PPPK, kata Ibnu, adalah soal penggajian.

“Dari hitung-hitungan yang kami lakukan, Pemko Banjarmasin harus mengalokasikan dana sekitar kurang lebih Rp 7 miliar per tahun untuk menggaji PPPK tersebut. Angka itu merupakan hasil perhitungan dari keseluruhan honorer K2 yang berjumlah 93 orang,” ujarnya.

“Angka itu lumayan besar, dan itu harus dialokasikan, walaupun kesanggupan APBD bisa saja,” tambahnya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved