Berita Kalteng

Makin Susah Cari Kerja, Warga Pinggiran Harapkan ini dari Pemerintah

Ekonomi makin sulit aturan makin diketatkan, berdampak pada warga pinggiran yang makin sulit mendapatkan pekerjaan untuk menyambung hidup.

Makin Susah Cari Kerja, Warga Pinggiran Harapkan ini dari Pemerintah
tribunkalteng.co/fathurahman
Melukis baju dengan gambar tertentu merupakan salah satu keahlian warga Kotawarigin Barat ( Kobar) Kalimantan Tengah, untuk menghasilkan uang.Keahlian ini, dikembangkan dengan mengajarkannya kepada warga lainnya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Ekonomi makin sulit aturan makin diketatkan, berdampak pada warga pinggiran yang makin sulit mendapatkan pekerjaan untuk menyambung hidup.

Bahkan, kebiasaan warga mencari emas dengan menambang secara tradisional pun makin sulit akibat sering razia.

Hal itu terungkap saat kalangan DPRD Kalteng melakukan kunjungan kerja ke daerah untuk menyerap aspirasi masyarakat.

Beberapa warga mengeluhkan sulitnya mencari pekerjaan untuk menyambung hidup, karena makin ketatnya aturan yang diterapkan pemerintah.

Baca: Ahmad Dhani Ingin Bebas, Suami Mulan Jameela Tolak Potongan Vonis 6 Bulan?

Baca: Sindiran Luna Maya Untuk Syahrini yang Dinikahi Reino Barack Sampai Tolak Pelukan Raffi Ahmad

Baca: Pengusaha Indonesia Diduga Ditawari Prostitusi Online Seungri BIGBANG Usai Video Asusila Tersebar

Baca: Video Viral Pemuda Ngamuk Preteli Honda Beat Saat Ditilang, Ini Kronologinya

"Kami serba salah dalam melakukan aktivitas menambang emas di sungai maupun di darat, karena selama ini banyak razia. Demikian juga untuk menanam karet harga masih rendah sehingga sering rugi jual karet karena harganya jatuh, makin sulit cari pekerjaan," ujar Hanif warga Buntok, Barito Selatan, Jumat (15/3/2019).

Senada diungkapkan anggota DPRD Kalteng, Hj. Agus Susilasani, potensi yang dapat didorong oleh pihak Pemerintah daerah adalah bidang pertanian dan perkebunan dalam membantu perekonomian warga pinggiran.

Pasalnya, bidang pertanian dan perkebunan dianggap cukup menjanjikan untuk kesejahteraan masyarakat di wilayah pelosok dan hal tersebut tentunya harus mendapat dukungan dari Pemerintah baik dari segi ketersediaan fasilitas serta anggaran.

"Harus jeli melihat potensi suatu daerah atau wilayah, sehingga dapat membuka lapangan pekerjaan untuk masyarakat. Salah satunya seperti di bidang pertanian dan perkebunan, karena dua bidang ini bisa dikatakan cukup menjanjikan bagi kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Disnakertans Kalteng, Syahril Tarigan, mengatakan, pihaknya berupaya mengembangkan Balai Pelatihan Kerja untuk mendidik warga Kalteng agar punya keterampilan dan bisa membuka lapangan pekerjaan untuk masyarakat hingga ke pinggiran kota.

"Kami terus memberikan pelatihan, keterampilan sehingga mereka yang dilatih bisa menciptakan lapangan kerja baru," ujarnya. (banjarmasinpost.co.id/fathurahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved