Berita Banjarbaru

Pemeliharaan Drainase di Kota Banjarbaru Belum Optimal, Genangan Air Sering Terjadi Saat Hujan

Saluran air atau drainase di sejumlah titik di kawasan A Yani yang berada di Kota Banjarbaru masih ada yang tidak berfungsi dengan maksimal.

Pemeliharaan Drainase di Kota Banjarbaru Belum Optimal, Genangan Air Sering Terjadi Saat Hujan
Dinas PU Banjarbaru
Pemeliharaan drainase di Kota Banjarbaru dinilai belum optimal, beberapa kawasan sering terandam. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Saluran air atau drainase di sejumlah titik di kawasan A Yani yang berada di Kota Banjarbaru masih ada yang tidak berfungsi dengan maksimal.

Saat hujan turun, kondisi sejumlah jalan utama di Kota Banjarbaru ini ada yang tergenang air. Hal ini disebabkan tidak lancarnya drainase yang ada.

Adanya genangan air yang terjadi saat hujan turun menjadi gangguan-gangguan bagi para pengendara baik roda dua dan kendaraan roda empat.

"Biasa, kalau sudah hujan ada saja jalan yang tergenang air. Cukup menggangu bagi kita pengendara kendaraan roda dua," kata Fikry, Jumat, (15/3).

Warga Landasan Ulin ini menuturkan bahwa disejumlah titik sering tergenang air seperti di kawasan A Yani Kelurahan Loktabat hingga di sejumlah kawasan di Guntung Manggis dan Landasan Ulin.

Baca: Balasan Menohok Syahrini pada yang Nyinyir, Incess Kembali Sindir Mantan Reino Barack, Luna Maya?

Baca: Ustadz Abdul Somad Peringatkan Indonesia Saat Berkunjung ke Rumah Buya Hamka, Bahaya Mengancam!

Baca: Rombongan Kedutaan Finlandia & Estonia Terkesima Hutan Kalsel, Nikmati Madu Kelulut & Lihat Bekantan

Baca: Kerugian Dewi Perssik Akibat Berseteru dengan Rosa Meldianti, Dua Kubu Saling Lapor!

"Bagi kendaraan roda dua cukup membayakan. Karena tidak terlihat bila ada jalan yang berlobang atau bergelombang karena tertutup genangan air," katanya.

Seperti di kawasan A Yani KM 33 Kelurahan Loktabat sering terjadi genangan air khususnya saat hujan deras.

Apalagi bila ada mobil yang melintas saat ada genangan air, bisa menganggu pengendara roda dua karena terkena percikan air dari ban mobil.

Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarbaru Eka Yuliesda mengatakan, beberapa titik drainase di sepanjang Jalan A Yani menjadi kewenangan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional XI.

Kepala seksi pembangunan jalan dan jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarbaru Adi menambahkan bahwa Jalan A Yani merupakan status jalan nasional sehingga kewenangannya berada di pemerintah pusat.

"Dalam hal ini untuk jalan A Yani di kalimantan selatan kewenangannya berada di balai besar pelaksanaan jalan nasional wilayah XI," katanya.

Pihaknya dari dinas PUPR Kota Banjarbaru masih melakukan perbaikan dan pemeliharaan drainase di sebagian jalan A Yani namun hanya yang sifatnya mendesak dan pemeliharaan saja.

"Kita juga terkendala permasalahan aset apabila kami melakukan penanganan secara total di Jalan A Yani karena bukan kewenangan daerah Banjarbaru," katanya.

Selain itu, anggaran yang dimiliki oleh pemerintah kota banjarbaru tidak terlalu besar. Sementara drainase kota dan permukiman yang memang menjadi kewenangan serta tanggung jawab Pemko Banjarbaru juga masih banyak yang memerlukan perhatian maupun perbaikan (Rian)

Penulis: Aprianto
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved