Berita Tabalong

Warga Hanya Gunakan Papan Perbaiki Jembatan Ambrol di Kabupaten Tabalong

Kondisi Jembatan yang ambrol akibat longsor di Desa Panaan Kecamatan Bintang Ara Kabupaten Tabalong pada Kamis (14/03/2019) saat ini masih

Warga Hanya Gunakan Papan Perbaiki Jembatan Ambrol di Kabupaten Tabalong
BPBD Tabalong
Kondisi Jembatan yang ambrol akibat longsor di Desa Panaan Kecamatan Bintang Ara Kabupaten Tabalong pada Kamis (14/03/2019) saat ini masih tak jauh berbeda dengan kondisi sebelumnya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Kondisi Jembatan yang ambrol akibat longsor di Desa Panaan Kecamatan Bintang Ara Kabupaten Tabalong pada Kamis (14/03/2019) saat ini masih tak jauh berbeda dengan kondisi sebelumnya.

Warga hanya meletakkan beberapa papan agar bisa dilalui oleh pejalan kaki. Hal ini sesuai dengan hasil pantauan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabalong bersama dengan Kodim 1008 Tanjung dan Polsek Bintang Ara.

Fahri anggota BPBD yang melihat langsung kondisi longsor mengatakan rusaknya jembatan menghambat kegiatan pasalnya jembatan tersebut menjadi satu satunya jalan menujj kantor Desa Panaan dan Pjskesmas Panaan.

"Warga meletakkan papan disebagian jembatan yangvtidak ikut longsor, itupun yang melintas harus ekstra hati hati dan tidak disarankan melintas jika bukan untuk keperluan mendesak," ujarnya.

Waega sekitar berharap jembatan tersebut bisa segera diperbaiki karena menjadi satu satunya jalan untuk menuju pusat Desa Panaan.

Baca: Tampilkan Alquran Tiga Dimesi, Iring-iringan Pawai Taaruf Berkeliling Kota Banjarmasin

Baca: Ustadz Abdul Somad Peringatkan Indonesia Saat Berkunjung ke Rumah Buya Hamka, Bahaya Mengancam!

Baca: Rombongan Kedutaan Finlandia & Estonia Terkesima Hutan Kalsel, Nikmati Madu Kelulut & Lihat Bekantan

Setidaknya ada 300 rumah yabg berada di Rt 01 dan Rt 02 yang saat ini terisolir akibat longsornya jembatan. Pihak kepolisian dan Kodim 1008 Tanjung mebgjmbau kepada warga untuk tetap berhati hati dan waspada dengan adanya longaor susulan jika curah hujan tinggi.

Untuk menuju Desa Panaan memang cukup berat, dari kantor Kecamatan Bintang Ara masih memerlukan waktu sekitar satu jam dengan kondisi jalan yang rusak parah, terlebih saat hujan.

"Hanya motor tertentu yang bisa melintas, jika motor biasa tanpa modifikasi akan sangat sulit melewati jalan tanah yang berlumpur," ungkapnya.

Terpisah Suriyadi Plt Camat Bintang Ara mengatakan pihaknya berharap pihak perusahaan PT Aya Yayang bisa membantu dalambproses perbaikan jembatan longsor.

Kepala desa sudah diminta untuk membuat surat permohonan kepada perusahaan yang juga ditembuskan ke bupati. Karena aksea yang lebih memungkinkan adalah menggunakan alat berat yang dimiliki oleh pihak perusahaan.

"Kami juga sudah menyampaikannya ke pkhak perusahaan, dan masih akan dikoordinasikan dengan pimpinan, kami berharap bisa segera karena ini keadaan darurat," ujarnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Reni Kurniawati)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved