Berita Tapin

Gubuk Asmaran Dibedah Pemkab Tapin Dibantu Warga dan Kodim 1010 Rantau Kades Bagak Janjikan ini

Raut muka Asmaran (45), warga RT 7 Desa Bagak, Kecamatan Hatungun, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) tampak berkaca-kaca penuh

Gubuk Asmaran Dibedah Pemkab Tapin Dibantu Warga dan Kodim 1010 Rantau  Kades Bagak Janjikan ini
Muhlis, Kades Bagak
Inilah penampakan rumah layak huni ditempati Asmaran setelah dibedah Pemerintah Kabupaten Tapin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Raut muka Asmaran (45), warga RT 7 Desa Bagak, Kecamatan Hatungun, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) tampak berkaca-kaca penuh haru bercampur bahagia.

Itu karena rumahnya yang dahulu, seperti gubuk model Honay Papua, sudah disulap menjadi rumah layak huni melalui program bedah rumah Pemerintah Kabupaten Tapin, Kamis (14/3/2019).

Kepala Desa Bagak, Muhlis, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah Kabupaten Tapin dan Koramil Binuang Kodim 1010 Rantau.

Menurut Muhlis, sejak terpilih sebagai Kepala Desa Bagak enam bulan yang lalu, dua rumah warganya yang dinilai sangat tidak layak huni sudah dibedah.

"Satu rumah pak Asmaran dan satunya rumah ibu Salamah. Keduanya merupakan warga RT 7 Desa Bagak," katanya kepada reporter Banjarmasinpost.co.id, Sabtu (16/3/2019).

Baca: Ahli Grafologi Sebut Luna Maya Beruntung, Reino Barack Suami Syahrini Pendam Kemarahan Ini

Baca: Deretan Kisah Heroik di Balik Aksi Penembakan Brenton Tarrant dan Kata Imam Masjid di Christchurch

Baca: Pernyataan Romahurmuziy Usai Resmi Jadi Tersangka Pasca OTT KPK Soal Jual Beli Jabatan di Kemenag

Baca: Polisi Toba Nekat Stop Mobil Jokowi, Siapa Dia? Ternyata Sosok Ini yang Disebut Polisi Toba

Rumah Asmaran lebih dahulu dibedah Pemerintah Kabupaten Tapin karena sudah disurvei tim dari Dinas Sosial Kabupaten Tapin.

Menurut Muhlis, Asmaran merupakan warga pindahan dari Desa Belimbing, Kabupaten Banjar.

Menetap di Desa Bagak bersama istri dan delapan anaknya.

"Saya prihatin awalnya. Alhamdulillah, Pemerintah Kabupaten Tapin membedah rumah tersebut. Kini sudah dibangunkan rumah layak huni berukuran 4x6 meter secara bergotong-royong," katanya.

Untuk instalasi sambungan listrik rumah Asmaran, Muhlis mengaku akan segera diupayakan pihak Pemerintah Desa Bagak kepada PLN.

"Sementara ini ikut dengan tetangga. Kalau sarana air bersihnya tidak ada masalah karena ada aliran air dari gunung. Nanti sambungan pipanya ke rumah akan diupayakan juga," katanya.

(banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved