OTT KPK di Jatim

Ketua Umum PPP Ditangkap KPK, Keberadaan Kamenag Jawa Timur Masih Tanda Tanya

Sementara itu, salah satu pejabat yang diduga ditangkap bersama Ketua Umum PPP, M Romahurmuziy adalah Kakanwil Kemenag Jawa Timur, Haris Hasanuddin.

Ketua Umum PPP Ditangkap KPK, Keberadaan Kamenag Jawa Timur Masih Tanda Tanya
BPost Cetak
BPost edisi cetak Sabtu (16/3/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, SURABAYA - Sementara itu, salah satu pejabat yang diduga ditangkap bersama Ketua Umum PPP, M Romahurmuziy adalah Kakanwil Kemenag Jawa Timur, Haris Hasanuddin.

Kabar ini semakin menguat saat keberadaan Haris Hasanuddin tidak diketahui oleh anak buahnya di Kanwil Kemenag Jatim, bahkan keluarganya.

Mertua Haris Hasanuddin, Roziqi mengatakan, pihaknya tidak mengetahui menantunya berada di mana.

"Saya sendiri sampai saat ini komunikasi belum bisa," kata Roziqi yang juga mantan Ketua Timses Khofifah-Emil dalam Pilgub Jatim 2018 tersebut.

Humas Kanwil Kemenag Jatim, Markus mengatakan, Haris Hasanuddin pada Jumat (15/3) memang tidak berada di kantor.

Baca: Buntut Candaan Luna Maya Pada Raffi Ahmad dan Boy William Diduga Sindir Syahrini yang Dinikahi Reino

Baca: 2 Minggu Menikah, Incess dan Mantan Luna Maya Lakukan Syuting Iklan, Keponakan Syahrini Terlihat

Baca: Eks Lokalisasi Pembatuan, Dulu PSK Jualan ke Hidung Belang, Sekarang Dikasih Rp5 Juta Lebih

Baca: Harta Kekayaan Romahurmuziy Ada Dimana-mana, Ada LHKPN Rp 11,8 M, yang Lain di Situs acch.kpk.go.id

"Iya memang beliau tidak di kantor. Sejak pagi, tadi pagi ada olahraga atau kegiatan apa ya. Tapi kami tidak tahu setelah itu beliau dimana," ucapnya.

Markus juga mengatakan, pihaknya belum mendapatkan informasi terkait isu terlibatnya Haris Hasanuddin dalam OTT KPK.

"Kami belum bisa membuktikan apakah beliau betul ditangkap atau tidak. KPK sudah menyampaikan atau tidak, kami masih belum tahu, nanti kan ada surat resmi ke kita," ujar Markus.

Markus juga mengatakan, kegiatan di Kanwil Kemenag Jatim sendiri tetap berjalan seperti biasa.

"Karena ini kan sistem, pelayanan sama masyarakat harus tetap berjalan seperti biasa," katanya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved