Berita Banjarmasin

Menjelang Kampanye Rapat Umum Terbuka, Bawaslu Kalsel Ingatkan ini

Memasuki masa kampanye rapat umum terbuka, Bawaslu Kalsel mengingatkan agar pengawasan ditingkatkan.

Menjelang Kampanye Rapat Umum Terbuka, Bawaslu Kalsel Ingatkan ini
banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti
Ketua Bawaslu Kalsel, Iwan Setiawan menyampaikan sambutan pada acara rapat kerja tekhnis persiapan pengawasan tahapam kampanye rapat umum serta iklan media massa ceyak dan elektronik tahun 2019 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Memasuki masa kampanye rapat umum terbuka, Bawaslu Kalsel mengingatkan agar pengawasan ditingkatkan.

Disampaikan oleh Ketua Bawaslu Kalsel, Iwan Setiawan, Bawaslu daerah juga harus hati-hati dalam pengawasan tersebut.

"Bawaslu kota dan kabupaten ditekankan dalam pengawasan pada saat rapat umum mengenai hal yang berhubungan dengan penggunaan fasilitas negara, keterlibatan ASN, TNI dan Polri serta penggunaan mobil dinas dan sebagainya," ucap Iwan saat ditemui pada acara Rapat Kerja Teknis Persiapan Pengawasan Tahapan Kampanye Rapat Umum serta Iklan Mediaassa Cetak dan Elektronik Pemilu tahun 2019, Sabtu (16/3/2019).

Ia mengatakan memang mungkin saja terjadi pelanggaran pada saat kampanye nantinya.

Terutama apabila ada pelanggaran terindikasi pidana, pelanggaran di rapat umum maupun iklan di media massa dan elektronik.

Baca: Ahli Grafologi Sebut Luna Maya Beruntung, Reino Barack Suami Syahrini Miliki Sifat Negatif Ini

Baca: Deretan Kisah Heroik di Balik Aksi Penembakan Brenton Tarrant dan Kata Imam Masjid di Christchurch

Baca: Orangtua Aurel, Ashanty dan Anang Hermansyah Boyong Keluarga dan Asisten ke Turki Usai Umrahkan

Baca: Video Viral Kakek Adang Maling Motor Pakai Kayu di Sungai Andai Banjarmasin Ramai di Medsos

Baca: Polisi Toba Nekat Stop Mobil Jokowi, Siapa Dia? Ternyata Sosok Ini yang Disebut Polisi Toba

Sementara itu pengawasan yang dilakukan oleh Bawaslu di media massa ujar Iwan sudah diserahkan kepada gugus Tugas, terdiri dari KPID dan Dewan Pers.

Sehingga penanganan dilakukan secara khusus.

Ia mengatakan peserta Pemilu yang berkampanye menggunakan media massa tidak boleh mengandung unsur SARA.

Selain itu tidak bertentangan dengan undang-undang.

Pengawasan dari Panwascam maupun desa pun ujarnya turut ditingkatkan.

Halaman
12
Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved