Kriminalitas Tabalong

Sempat Mengelak, Hasil Tes Urin Bikin Residivis Kasus Sabu ini Akhirnya Mengaku Pesta Sabu

Fauzi alias Amat (43) tak dapat mengelak saat anggota Satuan Narkoba Polres Tabalong menggerebek tempat tinggalnya di Kecamatan Kelua.

Sempat Mengelak, Hasil Tes Urin Bikin Residivis Kasus Sabu ini Akhirnya Mengaku Pesta Sabu
istimewa
Barang bukti 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Fauzi alias Amat (43) tak dapat mengelak saat anggota Satuan Narkoba Polres Tabalong menggerebek tempat tinggalnya di Kecamatan Kelua.

Ditemukan bekas penggunaan sabu diruang tamu lengkap dengan alat hisapnya.

Fauzi yang juga merupakan residivis kasus sabu ini memang sempat tak mengakui bahwa barang haram yang ditemukan dirumahnya adalah miliknya.

Namun saat dilajukan tes urin ternyata hasilnya positif, dan akhirnya dirinya mengakui bahwa sempat menggunakan sabu sebelumnya.

Kapolres Tabalong AKBP Hardiono SIK melalui Kasat Narkoba Iptu Zaenuri mengatakan penangkapan ini bermula saat anggota Satnarkoba menyamar setelah mendapatkan informasi bahwa rumah pelaku diduga sering digunakan sebagai tempat jual beli bahkan pesta sabu.

Baca: Ternyata Mahfud MD Sudah Tahu Romahurmuziy Bakal di OTT KPK, Bahkan Beri Peringatan Keras Ini

Baca: Bakal Beroperasi di Ibu Kota Maroko, Mewahnya Fasilitas Hotel Milik Cristiano Ronaldo

Baca: Curhatan Mulan Jameela Kala Ahmad Dhani Berjuang Untuk Bebas, Umi Pipik Ikut Beri Respons

Baca: Tak Disangka, Syahrini Sudah Sejak Lama Inginkan Aksesori Pengantin Buatannya, Ini Pengakuan Rinaldy

Anggota satuan Narkoba Polres Tabalong meminta bantuan aparat desa setempat untuk menyaksikan secara langsung pada kegiatan satuan anti narkoba di rumah pelaku.

Saat melakukan penggeledahan ditemukan diruang tamu peralatan lengkap untuk alat sabu, bekas klip sabu yang sudah dipakai juga masih tergeletak.

Tak berhenti sampai di situ, anggota juga memeriksa di luar rumah, dekat sungai tak jauh dari jendela rumah sekitar 1,5 meter ditemukan sebuah tutup senter warna hijau yang diikat dengan plester warna hitam berisi dua paket serbuk bening yang diduga Narkotika jenis sabu-sabu dengan berat masing 0,16 gram dan 0,24 gram.

"Amat mengaku sekitar jam 8 pagi ada mengkonsumsi sabu2 bersama temannya di rumahnya, temannya yang membawa sabu dibeli dari Muara Harus," ujarnya.

Kasat Narkoba Iptu Zaenuri SH mengatakan pihaknya akan terus berkomitmen dengan pemberantasan Narkoba di Kabupaten Tabalong.

Banjarmasinpost .co.id/Reni Kurniawati

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved