Berita HST

Bujangan 33 Tahun, Warga Hantakan HST Ditemukan Gantung Diri di Kamar, Ini Kata Sang Ayah

Warga Bulayak, Hantakan, Taupik Kurahim (33) ditemukan tak bernyawa dalam keadaan leher menggantung di kamarnya pada Minggu (17/3/2019).

Bujangan 33 Tahun, Warga Hantakan HST Ditemukan Gantung Diri di Kamar, Ini Kata Sang Ayah
banjarmasinpost.co.id/eka pertiwi
Jenazah Taupik Kurahim (33), warga Kecamatan Hantakan, HST yang ditemukan tewas gantugn diri, dibawa ke rumah sakit, Minggu (17/3/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Warga Bulayak, Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Taupik Kurahim (33) ditemukan tak bernyawa dalam keadaan leher menggantung di kamarnya pada Minggu (17/3/2019).

Taupik alias Upik ditemukan dengan leher terbelit tali tanpa pakaian. Bujangan ini ditemukan oleh sang ibu di kamarnya. Awalnya, ibunya hendak membangunkan. Nahas, Upik ditemukan dalam keadaan tak bernyawa.

Sehari-hari kegiatan Upik hanya bekerja sebagai buruh bangunan.

Ayah Upik, Salman (59), mengaku tak ada yang aneh dengan perilaku Upik dalam sepekan ini.

Malamnya, usai keluar rumah Upik pulang ke rumah langsung masuk kamar.

Baca: Selamatkan Pegunungan Meratus dari Tambang, Ratusan Warga HST Tulis Surat Untuk Presiden

Baca: Hasil Akhir Timnas U-22 Indonesia vs Bali United Jelang Kualifikasi Piala Asia U23 2020, Skor 3-0

Salman bahkan menduga putranya tak meninggal karena bunuh diri. Dibeberkannya, kayu untuk menopang tali tak cukup besar untuk menopang bobot Upik yang mencapai 75 kilogram.

"Agak janggal," katanya.

Selain itu juga jarak tali dengan korban tidak sampai dua meter. Parahnya Upik ditemukan tidak dalam keadaan menggantung. Melainkan sebagian badan seperti kaki hingga lutut masih menyentuh lantai.

Menurutnya, Upik anak yang baik dan tak pernah ada masalah dengan orang lain.

"Tidak pernah juga macam-macam. Dia juga rajin bekerja dan kalau tidak bekerja biasanya cuma tidur saja," jelasnya.

Terkait kasus Upik, Ps Paur Humas Polres Hulu Sungai Tengah Bripka M Husaini, mengaku belum mengetahui motif bunuh diri Upik.

"Semuanya masih dalam proses penyelidikan," katanya. (banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved