Berita Tanahlaut

Pantai Batakan Penuh Sampah Kayu, dan Airnya Berwarna Hitam, Sukamta Sebut Ini Penyebabnya

Menurut Sukamta, di antara pantai-pantai wisata lain di Tanahlaut, Pantai Batakan merupakan pantai terlambat bersih.

Pantai Batakan Penuh Sampah Kayu, dan Airnya Berwarna Hitam, Sukamta Sebut Ini Penyebabnya
banjarmasinpost.co.id/milna sari
Sejumlah anak bermain ayunan di tepi Pantai Batakan, Kabupaten Tanahlaut, yang airnya terlihat kehitaman dan pantainya penuh sampah kayu akibat kurang dikelola, Minggu (17/3/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pantai Batakan disebut sebagai pantai yang stagnan dalam pengelolaan. Terbukti dengan banyaknya kotoran di pantai yang menyebabkan air di tepi pantai menghitam.

Kotornya pantau Batakan ini dibenarkan Bupati Tanahlaut, H Sukamta.

Menurut Sukamta, di antara pantai-pantai wisata lain di Tanahlaut, Pantai Batakan merupakan pantai terlambat bersih.

"Iya saya rasa pantai lain di Tanahlaut sudah lebih bersih dari pantai Batakan," ujarnya, Minggu (17/3/2019).

Kata Sukamta, masih kotornya pantai dan disebut masih stagnan hal yang wajar karena pantai yang juga Taman Wisata Alam (TWA) Pelaihari yang dikelola BKSDA Kalsel ini masih belum dilakukan pembenahan layaknya Pantai Takisung.

Baca: Maia Estianty Disorot Saat Hadiri Ultah Liliana Tanoesoedibjo, Istri Irwan Mussry Disebut Kayak Gini

Baca: Raffi Ahmad Rekam Aksi Gila Billy Syahputra di Thailand, Sebut Jomblo Putus Dari Hilda Vitria?

"Tapi pembenahan itu dilakukan oleh BKSDA Kalsel bukan kita," sebutnya kepada Banjarmasinpost.co.id.

Namun ia berharap Pantai Batakan bisa segera menyusul pantai Takisung agar bisa dibenahi dan menambah daya tarik pengunjung pantai di Tanahlaut.

Sementara Kepala BKSDA Kalsel Mahrus Aryadi mengatakan memang Pantai Batakan tergolong stagnan dalam pengelolaan. Oleh karena itu sejak 2018 lalu pihaknya mencoba fokus untuk mengelola Pantai Batakan.

"Nanti setiap bulan kita akan melakukan bersih-bersih pantai bersama Pokdarwis konservasi agar bisa dimanfaatkan untuk jaga lingkungan,"terangnya.

Minimnya tempat sampah untuk pengunjung pantai sebutnya juga menjadi salah satu penyebabnya masih kotornya pantai Batakan. Oleh karena itu pihaknya akan menambah tempat sampah di Pantai Batakan.

Namun terkait sampah laut yang mengotori air pantai Batakan sebutnya sulit untuk dibersihkan.
"Sampahnya itu datang dari banyak arah termasuk sampah dari Banjarmasin,"sebutnya.

Baca: Bupati dan Wabup Tabalong Anang - Mawardi Resmi Dilantik, Gubernur Sahbirin Perintahkan Hal Ini

Baca: Penjelasan Karo Humas Pemprov Kalsel Sikapi Kabar Pencekalan Wartawan Saat Prosesi Pelantikan

Kotornya Pantai Batakan juga diakui warga sekitar pantai. Sebut salah satu warga, Mahmudah memang kondisi Pantai Batakan masih kotor. Namun kini ungkapnya Pantai sudah lebih bersih dari sebelumnya.

"Ini sudah lebih mendingan  dari sebelum-sebelumnya tapi yang kalau pengunjung ya pasti bakal menyebut kotor juga," ujarnya.
(Banjarmasinpost.co.id/Milna)

Penulis: Milna Sari
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved