Berita Tanahlaut

Bappeda Tanahlaut Usulkan Wisata Bekantan Panjaratan Untuk Visit Kalsel Year 2020

Jelang Visit Kalsel Year 2020 yaitu promosi destinasi pariwisata di Kalsel yang diadakan oleh Pemprov Kalsel mendatang Pemkab Tanahlaut kini mulai

Bappeda Tanahlaut Usulkan Wisata Bekantan Panjaratan Untuk Visit Kalsel Year 2020
(Ppid.menlhk.go.id)
Ilustrasi Bekantan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Jelang Visit Kalsel Year 2020 yaitu promosi destinasi pariwisata di Kalsel yang diadakan oleh Pemprov Kalsel mendatang Pemkab Tanahlaut kini mulai mendata destinasi pariwisata yang bakal diusulkan untuk menjadi destinasi wisata unggulan Tanahlaut yang disodorkan ke Pemprov Kalsel.

Menarik bukan destinasi pariwisata yang sudah ada atau destinasi yang sudah lama terkenal melainkan destinasi wisata yang dianggap masih stagnan dalam pengelolaan yaitu wisata alam bekantan Desa Panjaratan Tanahlaut Kalimantan Selatan.

Terang staf ahli bidang ekonomi dan Sumber Daya Alam Bappeda Tanahlaut Abdul Haris Fahmi kepada Banjarmasinpost.co.id, Senin (18/3/2019) pihaknya kini bahkan sudah mendapatkan bantuan dari salah satu anak perusahaan tambang batu bara PT Arutmin Indonesia yakni PT Mitratama Perkasa yang mengelola pelabuhan, menyalurkan dana Coorporate Social Responsibility (CSR) sebesar Rp 2 milyar rupiah.

Dana tersebut terangnya akan di gunakan untuk perbaikan infrastruktur Desa Panjaratan. Pembenahan infrastruktur Desa Panjaratan yang ada terdapat satwa Bekantan seperti pembangunan dermaga yang permanen,sarana kapal yang memuat lebih banyak, safety bagi pengunjungnya dan lainnya.

"Bekantan Desa Panjaratan sudah terkenal dengan populasi yang jauh lebih banyak, mudah ditemui dan hidup dengan bebas dan aman sehingga harusnya lebih menjual untuk destinasi edukasi dan penelitian," jelasnya.

Baca: Begini Perjuangan Siswa dari Desa di Tabalong Demi UNBK, Lewati Jalan Berlumpur & Nginap di Sekolah

Baca: Dinilai Ganggu Lalu Lintas, Pemindahan Tugu di Kota Martapura Ini Belum Terlaksana, Ini Penyebabnya

Baca: Lagi Lelap Tidur Angin Puting Beliung Sapu Rumah di Pulau Sembilan, Warga Panik dan Berlarian

Fahmi mengaku yakin destinasi wisata edukasi dan penelitian Bekantan Desa Panjaratan lebih unggul dibanding destinasi wisata lain di Tanahlaut.

"Karena sekarang trennya sudah bergeser, destinasi pantai sudah tidak menjual lagi, jadi kita pilih destinasi wisata alam berbasis penelitian.

Dukungan lainnya dalam pengembangan destinasi wisata baru Bekantan Panjaratan juga telah dibentuk komunitas Gerakan Hijau Pecinta Bekantan Tanah Laut, akan tetapi dukungan konkrit Pemerintah belum ada.

Bappeda terangnya melihat destinasi wisata baru yaitu Bekantan Panjaratan sebagai destinasi wisata yang bisa ditonjolkan ke tingkat internasional.

"Sebelumnya juga sudah ada perguruan tinggi Australia serta Belanda yang bekerjasama dengan ULM ke Desa Panjaratan sekitar 30 orang untuk melihat populasi satwa Bekantan," tambahnya.

Para mahasiswa datang untuk melihat populasi Bekantan di Desa Panjaratan yang kini exist sebanyak kurang lebih 300 ekor, dan itu akan terus berkembang dan aktivitas masyarakat setempat yang tidak mengganggu kehidupan Bekantan.

Sementara Kadis Pariwisata Kabupaten Tanahlaut, Akhmad Khairin mengatakan memang destinasi wisata Bekantan Panjaratan masuk sebagai salah satu destinasi yang sedang dipertimbangkan untuk dijadikan destinasi wisata unggulan yang disiapkan untuk visit Kalsel Year 2020. Namun saat ini ujarnya pihaknya masih dalam tahap perencanaan.

"Kalau memang memungkinkan nanti bisa jadi, tapi saat ini kita lihat dulu perkembangannya," ujarnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Milna)

Penulis: Milna Sari
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved