Kriminalitas Kotabaru

Di Warung Perbatasan Ini Satpol PP Kotabaru Sita Miras Tak Berizin, Ini Jumlahnya

Puluhan minuman keras (miras) disita jajaran Satpol PP Kotabaru di dua warung di kawasan perbatasan Desa Pulau Panci dan Tegal Rejo

Di Warung Perbatasan Ini Satpol PP Kotabaru Sita Miras Tak Berizin, Ini Jumlahnya
banjarmasinpost.co.id/Man Hidayat
Di Warung Perbatasan Ini Satpol PP Kotabaru Sita Miras Tak Berizin 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Puluhan minuman keras (miras) disita jajaran Satpol PP Kotabaru di dua warung di kawasan perbatasan Desa Pulau Panci dan Tegal Rejo Kecamatan Kelumpang Hilir Kabupaten Kotabaru.

Diamankannya miras tersebut dilaksanakan pada Sabtu (17/3/19) sekitar pukul 23.00 wita.

Dua warung tertangkap basah menyimpan minuman keras di dalam warung tersebut.

Penjualan miras tersebut juga tak memiliki izin, sehingga puluhan botol miras tersebut langsung diangkut ke markas Satpol PP Kabupaten Kotabaru sebagai barang bukti.

Menurut Kabid Penegakan Perda, Hairin Effendi, Senin (18/3/19) membenarkan jajarannya mengamankan sejumlah botol miras tak berizin. Semua barangnya langsung diangkut ke kantor Satpol PP.

Baca: Live RCTI! Jadwal Siaran Langsung Timnas U-23 Indonesia di Kualifikasi Piala Asia 2020

Baca: Tangis Ustadz Abdul Somad Doakan Almarhumah Ibunda Hj Rohana, UAS Tetap Berikan Tausiah di Madura

Baca: Sidang Pembunuhan Warga Kampung Arab di PN Banjarmasin Ricuh, Perempuan Ini Kejar Terdakwa

Diamankannya miras tersebut berawal saat adanya laporan dari masyarakat dan trantib kecamatan. Setelah itu ditindaklanjuti, dengan mendatangi lokasi dan benar saja, dua warung yang ada memperjual belikan miras.

"Awalnya kedua warung mengelak dan mengatakan tidak ada miras. Namun setelah kami periksa, ternyata ada puluhan botol miras di dalam warung itu. Langsung kami angkut semua," katanya.

Dia menjelaskan, ada sebanyak 47 botol miras berbagai merek, di antaranya merek anggur merah, newport dan mcdonal.

Ada dua warung dari Maria Ulfah sebanyak 22 botol miras dan Rumiyati Yessi K sebanyak 25 botol.

"Tapi saat botol miras ditemukan, malah bilang bukan milik mereka. Semuanya langsung kami angkut. Untuk selanjutnya, kami menunggu petunjuk atasan," katanya.

Sementara itu, Kasat Pol PP Kotabaru, Abdul Hamid, mengatakan saat ini sudah barangnya sudah diamankan. Barang bukti tersebut nantinya akan diusulkan untuk dimusnahkan.

"Penjual miras itu tidak memiliki izin sehingga semuanya langsung diangkut," katanya.

Dia menjelaskan, untuk perda miras ada yang mengatur membolehkan izin miras. Namun, itu lebih sulit dan lokasinya biasa ditempat wisata yang memungkinkan.

"Izin boleh berjualan miras memang diatur perda. Tapi itu sulit izinnya. Kami juga tidak bisa menindak bagi pemiliknya yang belum punya izin, karena kami tidak punya PPNS. Kami lebih ke arah pembinaan, tapi kalau terbukti berjualan, mirasnya ya kami sita," katanya.

(Banjarmasinpost.co.id/mn hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved