Jenis Petir yang Berbahaya bagi Pendaki, Tips Agar Tidak Tersambar Petir saat Mendaki Gunung

Banyak hal yang menyebabkan kecelakaan saat pendakian, salah satunya adalah faktor alam termasuk petir.

Jenis Petir yang Berbahaya bagi Pendaki, Tips Agar Tidak Tersambar Petir saat Mendaki Gunung
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Banyak hal yang menyebabkan kecelakaan saat pendakian, salah satunya adalah faktor alam termasuk petir.

Berdasarkan data yang diterima Kompas.com dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS), jumlah penyelamatan terhadap kecelakaan pendakian sepanjang tahun 2015 hingga 2018 mengalami peningkatan.

Dari beragam jenis kecelakaan pendakian, sambaran petir menjadi salah satu penyebab pendaki meninggal dunia.

Perlu persiapan dan langkah penyelamatan untuk menghindari sambaran petir saat mendaki gunung.

Berikut Kompas.com merangkumnya untuk Anda.

1. Cek prediksi cuaca sebelum mendaki

Sambaran petir kerap terjadi apalagi saat musim hujan seperti saat ini.
Oleh sebab itu, sebelum mendaki gunung, lebih baik pendaki mencari informasi mengenai prediksi cuaca.

Jika cuaca diperkirakan tak baik, lebih baik menunda pendakian.
Informasi mengenai prediksi cuaca dapat dperoleh di situs resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) atau di pos-pos pusat informasi pendakian.

Baca: KPK Sebut Faktor Ini yang Diduga Bikin Romahurmuziy Bisa Tentukan Posisi Pejabat Kemenag

Baca: VIDEO Tangis Ustadz Abdul Somad Pimpin Doa untuk Ibunya yang Meninggal Dunia, Jemaah Terisak

Baca: Mendulang Emas, Wahyu Temukan, Benda Antik Berbentuk Patung Wayang Berbahan Seperti Kuningan

Baca: Beda Perlakuan Aurel Hermansyah ke Ashanty dan Krisdayanti Soal Ini, Putri Anang Hermansyah Disorot

2. Jangan berteduh di pohon tertinggi

Beberapa saat yang lalu, staf BMKG Rukman Nugraha menyebutkan salah satu jenis petir yang berbahaya bagi pendakian adalah side flash.

Halaman
123
Editor: Edinayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved