B Focus Urban Life

Pemko Banjarbaru Rencanakan Sulap Kawasan di Kecamatan Cempaka Menjadi Kawasan Bernuansa ini

PENATAAN Kawasan Kumuh tidak bisa secara instan dilakukan. Perlu proses dan tahapan yang harus dilakukan, apalagi harus melibatkan masyarakat setempat

Pemko Banjarbaru Rencanakan Sulap Kawasan di Kecamatan Cempaka Menjadi Kawasan Bernuansa ini
BPost Cetak
BFocus edisi cetak Senin (18/3/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - PENATAAN Kawasan Kumuh tidak bisa secara instan dilakukan. Perlu proses dan tahapan yang harus dilakukan, apalagi harus melibatkan masyarakat setempat.

Pendekatan harus dilakukan pemerintah kota Banjarbaru agar rencana dan program penataan kawasan kumuh bisa dilakukan dengan baik dan maksimal.

Camat Cempaka A Rivai juga tidak menampik bila di wilayahnya masih banyak permukiman kumuh.

"Paling banyak di Kelurahan Cempaka dan Sungai Tiung," katanya.

Dijelaskannya untuk penanganan kawasan kumuh tergantung dengan pendekatan yang dilakukan.

Tentunya dengan melibatkan semua pihak.

Baca: Permukiman Kumuh Terluas Ada di Kecamatan Cempaka, Tiap Tahun Pemko Banjarbaru Melakukan ini

Baca: Pria Misterius di IG Ayu Ting Ting Terungkap, Gendong Bilqis dengan Wajah Diblur Teman Ivan Gunawan

Baca: Bukti Ahok BTP dan Puput Nastiti Devi Telah Menikah Terungkap Lewat Foto Eks Veronica Tan di Sidney?

Baca: Cara Reino Barack Manjakan Syahrini, Incess Rela Lakukan Ini untuk Mantan Luna Maya Itu

Kepala Bappeda Kota Banjarbaru Kanafi mengatakan penanganan permukiman di Kota Banjarbaru terus dilakukan dan dimaksimalkan.

"Untuk 2019 hingga 2020 direncanakan akan dilakukan penanganan permukiman kumuh di kawasan kelurahan Cempaka, Sungai Tiung dan Kelurahan Mentaos" katanya.

Untuk kawasan kumuh di Mentoas seluas 0,5 hektare direncanakan dilakukan penataan seluas 4,65 hektare.

Sementara untuk kawasan di Kecamatan Cempaka yang luas lahan kumuhnya mencapai 68,85 hektare akan direncanakan penanganannya menjadi 386,64 hektare.

"Konsep kawasannya menjadi kawasan budaya bernuansa religi dan ekonomi kreatif," katanya.

Saat ini, masih dalam proses perencanaan dan secara bertahap akan dilakukan penataan dan penanganannya khususnya untuk penataan rumah yang berada di bantaran sungai.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved