Ibu Ustadz Abdul Somad Meninggal Dunia

Penyebab Meninggal Dunia Ibu Ustadz Abdul Somad Diungkap Keluarga Besarnya di Pekanbaru

Penyebab meningga dunia ibu Ustadz Abdul Somad, Hajjah Rohana diungkap keluarga besar UAS di Pekanbaru.

BANJARMASINPOST.CO.ID - Penyebab meningga dunia ibu Ustadz Abdul Somad, Hajjah Rohana diungkap keluarga besar UAS di Pekanbaru.

Keponakan Ustadz Abdul Somad, Wisma Juwita menceritakan, Hj Rohana ibunda Ustaz Abdul Somad tiba tiba sakit kepala usai mandi sebelum salat Subuh.

Alhasil, pihak keluarga langsung membawa ibunda Ustadz Abdul Somad ke rumah sakit terdekat.

Baca: Ibunda Ustadz Abdul Somad Meninggal Dunia, Tetes Air Mata UAS Kerap Muncul Saat Ceramah Soal Ibu

Baca: Beda Perlakuan Aurel Hermansyah ke Ashanty dan Krisdayanti Soal Ini, Putri Anang Hermansyah Disorot

“Tidak ada sakit apa-apa. Dengar kabar tiba tiba sakit kepala usai mandi sebelum salat subuh. Jadi dibawa ke rumah sakit. Meninggal dunianya sebelum subuh,” ujarnya saat dihubungi, Senin (18/3).

Ia menambahkan, jenazah ibunda ustaz Abdul Somad berangkat dari Kota Pekanbaru, pukul 07.30 WIB. Diprediksi tiba di rumah duka, Silau Laut, Asahan pukul 16.00 WIB. Saat ini, pihak keluarga sedang melakukan berbagai persiapan sebelum jenazah tiba.

“Saya masih di luar ini. Saya sedang menuju rumah duka. Tadi pagi, saya sudah datang kok. Jadi keluarga sedang melakukan persiapan saja,” ungkapnya.

Sebelumnya, Hj Rohana meninggal dunia di Rumah Sakit Sansani Pekanbaru. Sejumlah pejabat akan datang ke rumah duka seperti Wakil Bupati Asahan, Surya dan Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto.

Camat Silau Laut, Muhammad Safii Hutabarat mengatakan, Hj Rohana, ibunda dari Ustaz Abdul Somad dipastikan dikebumikan di Silau Laut, Asahan. Saat ini, pihak kecamatan sedang mempersiapkan keperluan pemakanan.

“Kami prediksi jenazah tiba pukul 16.00 WIB. Apalagi, dibawa pakai jalur darat dari Pekanbaru,” ujarnya saat dihubungi, Senin (18/3).

Ia menambahkan, sebelum meninggal dunia, ibunda ustaz Abdul Somad berpesan agar dimakamkan di kampung halaman. Saat ini, pegawai kecamatan sedang memasang teratak serta kursi yang menampung 1000 orang.
Selanjutnya, disediakan tikar untuk menampung masyarakat. Artinya, diprediksi ribuan orang akan memadati rumah duka.

Halaman
1234
Editor: Murhan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved