B Focus Urban Life

Permukiman Kumuh Terluas Ada di Kecamatan Cempaka, Tiap Tahun Pemko Banjarbaru Melakukan ini

Tiap tahunnya, Pemko Banjarbaru berhasil memperkecil dan mempersempit kawasan kumuh yang ada di Banjarbaru.

Permukiman Kumuh Terluas Ada di Kecamatan Cempaka, Tiap Tahun Pemko Banjarbaru Melakukan ini
BPost Cetak
BFocus edisi cetak Senin (18/3/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Tiap tahunnya, Pemko Banjarbaru berhasil memperkecil dan mempersempit kawasan kumuh yang ada di Banjarbaru.

Kawasan permukiman kumuh yang tersisa ini tersebar di sejumlah kecamatan dan kelurahan yang ada di Kota Banjarbaru.

Paling luas kawasan permukiman kumuh yakni berada di wilayah Kecamatan Cempaka dan Landasanulin.

Untuk wilayah Cempaka terbagi lagi dari tiga kelurahan, Kelurahan Cempaka seluas 25,46 hektare, Kelurahan Sungai Tiung ada 27,08 hektare dan Bangkal seluas 4,46 hektare.

Baca: Ada Mantan Billy Syahputra, Hilda Vitria di Antara Gisella Anastasia & Wijaya Saputra, Apa Terjadi?

Baca: Pria Misterius di IG Ayu Ting Ting Terungkap, Gendong Bilqis dengan Wajah Diblur Teman Ivan Gunawan

Baca: Bukti Ahok BTP dan Puput Nastiti Devi Telah Menikah Terungkap Lewat Foto Eks Veronica Tan di Sidney?

Baca: Cara Reino Barack Manjakan Syahrini, Incess Rela Lakukan Ini untuk Mantan Luna Maya Itu

Wilayah kecamatan Landasanulin meliputi Kelurahan Syamsudin Noor seluas 1,03 hektare dan kawasan kelurahan Landasanulin Timur seluas 13,52 hektare.

Selain dua Kecamatan ini, masih ada tiga kecamatan lainnya yang masih ada kawasan permukiman kumuh seperti di Kecamatan Liang Anggang di kelurahan Landasanulin Barat seluas 4,29 hektare, Landasanulin Tengah 2,63 hektare dan Landasanulin Selatan 3,52 hektare.

Di kecamatan Banjarbaru Selatan ada Kelurahan Kemuning seluas 1,07 hektare, Loktabat Selatan 1,12 hektare dan Kelurahan Sungai Besar seluas 2,15 hektare.

Terakhir ada di kecamatan Banjarbaru Utara yang ada di Kelurahan Loktabat Utara hanya seluas 0,62 hektare dan di kawasan Mentaos hanya 0,5 hektare.

Berdasarkan data itu, lokasi yang paling luas ada permukiman kumuh ada di Kecamatan Cempaka yakni untuk kelurahan Cempaka dan Sungai Tiung.

Pada dua kawasan ini memang sering menjadi langganan banjir saat musim hujan turun.

Sejumlah tempat akan mengalami banjir dengan beragam ketinggian khususnya di kawasan bantaran sungai.

Lurah Cempaka Junaidi mengatakan bahwa untuk kawasan permukiman kumuh sudah ada yang menangani, Team Kotaku.

"Sudah dua bulan ini dilakukan pendekatan kepada masyarakat yang tinggal di bantaran sungai terkait dengan pembenahan dan penanganan kawasan permukiman kumuh," katanya, Kamis, (14/3).

Pihaknya optimis dengan pendekatan yang dilakukan melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat dan forum RT dan RW di wilayah permukiman kumuh bersedia untuk ditata menjadi kawasan yang bersih dan asri.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved