Berita Tapin

Persiapan Adipura 2019, Penanganan Sampah di Kabupaten Tapin Dibahas

Neraca Kebijakan dan Strategi Daerah (Jakstrada) Pemerintah Kabupaten Tapin dalam penanganan masalah persampahan dibahas dan dievaluasi.

Persiapan Adipura 2019, Penanganan Sampah di Kabupaten Tapin Dibahas
Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid
Bupati Tapin HM Arifin Arpan memimpin rapat persiapan penangan sampah dan adipura di Aula Kabinet I Kantor Bupati Tapin, Senin (18_3_2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Neraca Kebijakan dan Strategi Daerah (Jakstrada) Pemerintah Kabupaten Tapin dalam penanganan masalah persampahan dibahas dan dievaluasi.

Bupati Tapin HM Arifin Arpan didampingi Wakil Bupati Tapin H Syafrudin Noor memimpin rapat pembahasan itu di ruang rapat Aula Kabinet I Kantor Bupati Tapin, Jalan Brigjend Hasan Basri, Rantau Kiwa, Tapin Utara, Senin (18/3/2019).

Dalam rapat evaluasi itu, semua kepala organisasi perangkat daerah hingga para Camat dilibatkan menyimak paparan penangan dan pengurnagan persampaham yang terkait dengan persiapan Adipura 2019 ini

Pemerintah Kabupaten Tapin menghadirkan narasumber, Benny Rahmadi, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, B3 dan Kemitraan pada Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan untuk menyampaikan ulasannya soal penanganan sampah di Kalsel.

Benny Rahmadi, mengungkapan penilaian adipura tahun ini berbeda dengan penilaian Adipura tahun sebelumnya.

Baca: VIDEO - Jelang Liga 1 2019 Tim Barito Putera Gekar Latihan Perdana di Lapangan Mini di Landasan Ulin

Baca: Warga Landasan Ulin Ngeluruk ke BPN Banjarbaru, Bayar Rp1Juta Sertifikat Belum Selesai Juga

Hal paling mendasar, ungkapnya setiap daerah wajib membuat dokumen kebijakan dan strategis daerah atau Jakstrada dalam hal penanganan dan pengurangan sampah.

"Pemerintah Kabupaten Tapin sudah punya peraturan bupati Tapin tentang kebijakan dan strategis daerah dalam hal penanganan dan pengurangan sampah hingga 2025," katanya kepada reporter Banjarmasinpost.co.id.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tapin, H Zain Arifin mengaku inovasi dalam hal penanganan dan pengurangan sampah hingga 2025 terus dilakukan pihaknya.

Harapannya, capaian itu sesuai dengan dokumen Jakstrada Kabupaten Tapin, bahwa 70 persen sampah tertangani dan 30 persen terkurangi.

"Aturan pelaksanaan terkait Kebijakan dan Strategi Nasional dari Pemerintah Pusat yang berubah-ubah menjadi kendala. Tapi itu sepertinya akan dibahas dalam rapat kerja nasional tentang penanganan sampah dan pengurangan sampah di Indonesia pada Mei 2019 ini," katanya. (banjarmasinpost.co.id/ mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved