Berita Banjarbaru

REI Kalsel Inginkan Biaya IMB Rumah Bersubsidi Digratiskan

Persatuan Real Astate Indonesia (REI) Kalimantan Selatan (Kalsel) merasa terbebani dengan biaya izin mendirikan bangunan (IMB) untuk rumah subsidi

REI Kalsel Inginkan Biaya IMB Rumah Bersubsidi Digratiskan
banjarmasinpost.co.id/aprianto
Wakil Ketua II REI Kalsel (kanan) bersama dengan Wakil Ketua IV Ahyar Sarbini (kiri) dan Bendahara REI Kalsel Hasanuddin (tengah). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Persatuan Real Astate Indonesia (REI) Kalimantan Selatan (Kalsel) merasa terbebani dengan biaya izin mendirikan bangunan (IMB) untuk rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Wakil Ketua II Bidang Hukum Dan Perizinan REI Kalsel Irwan Bora mengatakan pemerintah telah mengeluarkan kemudahan perizinan sesuai dengan peraturan pemerintah republik Indonesia Nomor 64 Tahun 2016 tentang pembangunan perumahan masyarakat berpenghasilan rendah.

Serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 55 Tahun 2017 tentang pelaksanaan perizinan dan non perizinan pembangunan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah di daerah.

"Merujuk dari peraturan itu, kami berharap semua pemerintah kabupaten/kota dapat merealisasikan peraturan itu," kata Irwan Bora, Senin, (18/3) saat jumpa pers di Kantor REI Kalsel.

Baca: Kepala Bandara Kotabaru Tinggal Tunggu Rekomendasi Gubernur, Terkait Perpanjangan Runway

Baca: Ariel NOAH Rayakan Satu Dekade Sahabat NOAH Usai Kabar Kecelakaan, Uki Dikabarkan Hengkang?

Dari 13 Kabupaten/Kota se Kalsel, pada 2018 lalu ada satu kabupaten yang menggratiskan biaya IMB untuk rumah bersubsidi bagi MBR.

"Hampir satu tahun di Kabupaten Banjar pernah menggratiskan biaya IMB untuk rumah bersubsidi MBR. Namun sejak 2019 ini tidak digratiskan lagi," jelasnya.

Dengan adanya biaya IMB yang tidak digratiskan lagi, para pengembang perumahan di wilayah Kabupaten Banjar merasa terbebani dengan adanya biaya IMB itu.

Pihaknya sebagai pahlawan pembangunan tanpa jasa ini menegaskan ikut berkontribusi dalam mengubah kawasan kumuh menjadi kawasan yang asri dan bersih.

"Kita berharap di Kabupaten Banjar ada kebijakan lagi untuk menggratiskan biaya IMB khusus MBR. Termasuk di Kabupaten/Kota lainnya di Kalsel," harapnya.

Dengan adanya biaya IMB khusus MBR ini disebutkannya ada pengaruhnya. Mengingat spesifikasi bangunan sudah ditentukan oleh pusat.

Pihaknya juga sudah melayangkan surat ke perihal keberatan terkait dengan biaya IMB rumah bersubsidi kepada Kabupaten Banjar melalui dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu pada 31 Januari 2019 (banjarmasinpost.co.id/Rian)

Penulis: Aprianto
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved