Berita Banjarbaru

Sebanyak 104 Perusahaan Dapat Penghargaan Zero Accident, Ini Harapan Pemprov Kalsel

Apel Keselamatan kesehatan Kerja (K3) dilaksanakan di Halaman Sekdaprov Kalsel di Banjarbaru, Senin (18/3/2019).

Sebanyak 104 Perusahaan Dapat Penghargaan Zero Accident, Ini Harapan Pemprov Kalsel
banjarmasinpost.co.id/Nurkholis Huda
Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor menyerahkan penghargaan Zero Accident kepada perwakilan perusahaan di Banjabaru. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Apel Keselamatan kesehatan Kerja (K3) dilaksanakan di Halaman Sekdaprov Kalsel di Banjarbaru, Senin (18/3/2019).

Diketahui ada sebanyak 104 perusahaan peduli K3. Ini meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya ada sebanyak 89 perusahaan.

Di antara yang meraih penghargaan itu adalah GM PT Angkasa Pura, Indah Preastuty. Dia bersyukur ada penghargaan ini dan tentunya ini akan semakin menyemangatkan pihaknya untuk memperhatikan keselamatan kesehatan kerja (K3).

SHE ( Safety Health and Environment) Supervisor, PT Tia, Hutomo Hinawan, menjelaskan Penghargaan P2HIV Aids dan Zero accident yang selalu dilakukan setiap tahun khususnya di Kalsel adalah salah satu bentuk apresiasi dari Pemerintah kepada perusahaan dalam mengelola K3 yang lebih baik di tempat kerja dengan harapan menuju Indonesia berbudaya k3.

"Tentunya dari pihak pengusaha / perusahaan khususnya PT. Tunas Inti Abadi yang bergerak disekor pertambangan akan terus meningkatkan pengelolaan k3 ditempat kerja kami mengingat tambang mempunyai resiko kecelakaan yang tinggi.

Baca: Di Warung Perbatasan Ini Satpol PP Kotabaru Sita Miras Tak Berizin, Ini Jumlahnya

Baca: Tangis Ustadz Abdul Somad Doakan Almarhumah Ibunda Hj Rohana, UAS Tetap Berikan Tausiah di Madura

Baca: Sidang Pembunuhan Warga Kampung Arab di PN Banjarmasin Ricuh, Perempuan Ini Kejar Terdakwa

Bahkan di industri pertambangan sudah diwajibkan untuk menerapkan SMKP ( sistem manajemen keselamatan pertambangan), ditempat kami SMKP sudah diimplementasikan di integrasikan dengan sistem ISO 9001, ISO 14001 dan OHSAS 18001, "kata dia.

Selain itu, sambungnya, area tambang sangat rentan dengan penyebaran HIV Aids karena karyawan di lokasi kerja jauh dari pasangan / istri maka program2 P2HIV Aids yang sudah dilakukan ditahun lalu akan kami evaluasi setiap tahun dan dilakukan improvement agar lebih efektif.

"Harapan ke depan semoga pemerintah dan pengusaha / perusahaan bersinergi dalam mengelola k3 yang lebih baik lagi sehingga tidak ada kecelakaan ditempat kerja dan tdk ada karyawan yang terinfeksi virus HIV Aids," tandasnya.

Kadisnakertrans, Sugian Noorbah bersyukur perusahaan yang ada dapat zero accident kian tahun kian banyak. Artinya pembinaan berjalan.

Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor menjelaskan aspek keamanan dan kenyamanan di tempat kerja terutama di perusahaan itu harus diperhatikan. "Ini perlu ditingkatkan. Dalam tiap haunnya agar perusahaan termotivasi untuk keselamatan kerja," kata dia.

Tampak Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor menyerahkan penghargaan Zero Accident kepada perwakilan perusahaan di Banjabaru. (banjarmasinpost.co.id/lis)

(banjamasinpost.co.id/nurholis huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved