Stunting di Kalsel

Angka Stunting di Dua Wilayah Kalsel Masih Tinggi, Dinkes Targetkan ini

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, Muslim, mengatakan pihaknya memiliki aplikasi yang dinamakan Elektronik Pencatatan Pelaporan Gizi

Angka Stunting di Dua Wilayah Kalsel Masih Tinggi, Dinkes Targetkan ini
BPost Cetak
BPost edisi cetak Selasa (19/3/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Sementara Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, Muslim, mengatakan pihaknya memiliki aplikasi yang dinamakan Elektronik Pencatatan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (E-PPGBM).

“Aplikasi ini digunakan untuk memantau data yang berkaitan dengan gizi di provinsi,” ujarnya.

Dari data E-PPGBM, kata Muslim, angka stunting di Kalsel turun 22,2 persen.

Sedangkan dari data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) di tahun 2018 tercatat sebesar 33 persen dibandingkan di tahun 2013 yang mencapai 44,2 persen.

“Dari data E-PPGBM dan Riskesdas itu menjadi bahan pertimbangan sebagai landasan kebijakan dan target 2019, yaitu penurunan stunting di Kalsel bisa menjadi 20 persen,” ujarnya.

Baca: Kemarahan Gisella Anastasia pada Gempita Saat Anak Gading Marten Itu Akui Bikin Kesalahan Ini

Baca: Hebatnya Veronica Tan Saat Ahok BTP dan Puput Nastiti Devi Dikabarkan Menikah Diungkap Dahlan Iskan

Baca: Viral Nama Bayi yang Gabungkan Syahrini, Reino Barack, dan Luna Maya, Orangtua Dapat Respons Ini

Baca: Bahagia Feni Rose, Bisa Buat Eks Gading Marten, Gisella Anastasia dan Wijaya Saputra Lakukan Ini

Baca: Luna Maya Singgung Soal Fitnah Usai Klaim Move On Pasca Pernikahan Reino Barack dan Syahrini

Menurut Muslim, Hulu Sungai Utara (HSU) dan Balangan angka stuntingnya masih tinggi.

“Tapi, data di tahun 2013-2017 angka stunting di HSU sudah menurun,” ujarnya.

Program jamban sehat, perbaikan lingkungan dan ketersediaan pangan yang berkelanjutan, kata Muslim, merupakan faktor penting menekan angka stunting.

“Gerakan seperti ini diperlukan sinergitas dengan Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) dan SKPD lainnya serta masyarakat,” ujarnya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved