Serambi Ummah

Bacaan Niat Puasa Ayyamul Bidh, Puasa Sunnah Pada 13 14 15 di Bulan Rajab Mulan 21 Maret

Bacaan Niat Puasa Ayyamul Bidh, Puasa Sunnah Pada 13 14 15 di Bulan Rajab Mulan 21 Maret

Bacaan Niat Puasa Ayyamul Bidh, Puasa Sunnah Pada 13 14 15 di Bulan Rajab Mulan 21 Maret
NU Online
Iluastrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID -  Bacaan niat puasa Ayyamul Bidh pada 13, 14, 15 di bulan Rajab Serta keutamaan yang didapat jika melaksanakannya.

Puasa sunnah Ayyamul Bidh yang jatuh pada 13,14, 15 Rajab bertepatan dengan tanggal 21, 22, dan 23 Maret 2019 atau mulai lusa nanti.

Bagi yang sudah melaksanakan puasa sunnah 10 hari pertama di bulan Rajab, bisa menyambungnya dengan melaksanakan puasa ayyamul bidh pada tanggal 13,14, dan 15 Rajab.

Sebenarnya puasa Ayyamul Bidh tidak hanya dilaksanakan setiap bulan Rajab saja, tapi pada setiap tanggal 13, 14, dan 15 bulan-bulan lain dalam kalender hijriah.

Baca: Mbah Mijan Sebut Ramalan Gisella Anastasia Makin Nakal Terbukti Hingga dengan Wijaya Saputra

Baca: Via Vallen Tiba di Rusia Nyanyikan Dangdut Koplo, Simak Momen Buat Raja Dangdut Rhoma Irama Menangis

Baca: Foto Terbaru Ariel NOAH Undang Reaksi Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Ini yang Dibahas

Baca: Ivan Gunawan Pilih Wijaya Saputra Ketimbang Gading Marten Untuk Bersama Gisella Anastasia

Sebelum melaksanakan ibadah tersebut, kamu harus memperhatikan bacaan niat Puasa Ayyamul Bidh yang dilaksanakan setiap tanggal 13, 14, dan 15 bulan Hijriyah.

Dalam kitab 'Umdatul Qari`Syarhu Shahihil Bukhari dijelaskan bahwa sebab dinamai Ayyamul Bidh terkait dengan kisah Nabi Adam AS ketika diturunkan ke muka bumi.

Ketika Nabi Adam diturunkan ke bumi seluruh tubuhnya terbakar oleh matahari sehingga menjadi hitam.

Kemudian Allah memberikan wahyu untuk berpuasa selama tiga hari yaitu tanggal 13, 14, 15. Ketika hari pertama puasa, sepertiga badannya menjadi putih.

Hari kedua, sepertiganya menjadi putih dan hari ketiga, sepertiga sisanya menjadi putih.

Buka Puasa bersama PWI Kalsel di gedung PWI Kalsel, Minggu (10/9/2018)
Buka Puasa bersama PWI Kalsel di gedung PWI Kalsel, Minggu (10/9/2018) (banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

Melansir dari berita Tribun Kaltim yang tayang pada 19 Maret 2019, puasa ini berbeda dengan puasa mutih yang biasa dilakukan orang Jawa, yang hanya mengkonsumsi nasi putih dan air putih.

Halaman
1234
Penulis: Noor Masrida
Editor: Restudia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved