Stunting di Kalsel

Banyak Faktor Penyebab Balita Stunting, ini Salah Satunya

Kabupaten Banjar, Tanahbumbu dan Banjarbaru merupakan daerah yang angka stuntingnya terendah di 2017.

Banyak Faktor Penyebab Balita Stunting, ini Salah Satunya
BPost Cetak
BPost edisi cetak Selasa (19/3/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Kabupaten Banjar, Tanahbumbu dan Banjarbaru merupakan daerah yang angka stuntingnya terendah di 2017.

Kabupaten Banjar angka stuntingnya 25,1 persen, Tanahbumbu 17,9 persen dan Banjarbaru 29,0 persen.

Rendahnya angka stunting di tiga daerah tersebut tak lepas dari upaya terencana dan terstruktur yang dilakukan pemerintah daerah setempat melalui institusi teknis terkait, terutama dinas kesehatan.

Kepala Dinkes Banjar, Ikhwansyah, mengatakan persoalan stunting menjadi perhatian khusus instansinya.

Karena itu upaya penanganan dan pencegahan terus dioptimalkan, antara lain melalui pengintensifan penyuluhan terhadap kalangan remaja putri.

Baca: Kemarahan Gisella Anastasia pada Gempita Saat Anak Gading Marten Itu Akui Bikin Kesalahan Ini

Baca: Hebatnya Veronica Tan Saat Ahok BTP dan Puput Nastiti Devi Dikabarkan Menikah Diungkap Dahlan Iskan

Baca: Kondisi Kejiwaan Nikita Mirzani yang Nyinyiri Syahrini Hingga Suami Mulan Jameela, Ahmad Dhani

Baca: Kekasih Agnez Mo Posting Foto Bahagia, Balas Wijaya Saputra dan Gisella Anastasia yang Go Public?

Baca: Viral Nama Bayi yang Gabungkan Syahrini, Reino Barack, dan Luna Maya, Orangtua Dapat Respons Ini

Kegiatan itu dilaksanakan secara berkala oleh petugas puskesmas.

"Tiap puskesmas melakukan penyuluhan kepada kalangan pelajar perempuan jenjang SMP dan SMA sederajat di wilayahnya masing-masing," ujarnya.

Pada kegiatan tersebut para pelajar putri diberi wawasan mengenai pentingnya menjaga kesehatan sejak dini dan dilakukan pemeriksaan kesehatan.

“Pada saat penyuluhan mereka juga diberikan tablet tambah darah guna mencegah risiko terkena animea. Animea menjadi perhatian kami, karena salah satu penyebab balita stunting karena sang ibu mengalami animea," beber Kepala Seksi Kesehatan Keluarga, Dinkes Banjar, Salinah.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved