Berita Banjarmasin

Kakanwil Kemenag Kalsel : Penyuluh Harus Pandai Merespon Permasalahan di Masyarakat

Kepala Kemenag Kalsel H Noor Fahmi menekankan kepala penyuluh agama agar pandai bersikap dalam merespon permasalahan yang ada di masyarakat.

Kakanwil Kemenag Kalsel : Penyuluh Harus Pandai Merespon Permasalahan di Masyarakat
HO/Humas Kemenag Kalsel
Kepala kanwil kemenag kalsel Noor Fahmi di hadapan penyuluh agama di Pelaihari, Selasa (19/3/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kalimantan Selatan H.Noor Fahmi menekankan kepala penyuluh agama agar pandai bersikap dalam merespon permasalahan yang ada di masyarakat.

Di mana para penyuluh ini juga bisa berkoordinasi n dengan pihak-pihak terkait yang dianggap lebih senior.

"Koordinasikan dengan tokoh tokoh agama yang lain, kepala seksi Bimas Islam, atau MUI," papar Fahmi usai mengukuhkan kepengurusan Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Agama Islam Fungsional Provisional Kalsel periode 2018-2021, Selasa (19/03/19) di Gedung Balaiurang Pemkab Tanah Laut.

Terlebih jelang pemilihan umum yang menjadikan kondisi politik kian memanas dan sedikit banyak turut andil berpengaruh dalam kehidupan sosial keagamaan di Kalsel,. Fahmi juga meminta penyuluh mampu meluruskan berita berita hoax yang beredar dimasyarakat, jangan hanya diam.

"Makanya penyuluh harus banyak di lapangan bukan di kantor," tegasnya.

Baca: Bupati Sukamta Janji Bakal Memberikan Tambahan Insentif 284 Penyuluh Agama Tanahlaut

Fahmi juga berharap pengurus Pokjaluh yang dikukuhkan agar mampu berperan dalam menyejukkan situasi dan kondisi dimasyarakat serta berkontribusi dalam pelaksanaan program pembangunan pemerintah, baik pemerintah daerah maupun provinsi.

"Penyuluh harus mengajak masyarakat berperan aktif dalam pembangunan dan siap dalam menghadapi pesta demokrasi," pesannya.

Harapan serupa disampaikan bupati Tanah Laut H. Sukamta yang mengharapkan penyuluh agama mampu memberikan semangat dalam pembangunan di Tanah Laut dan mampu menjernihkan situasi kondisi politik yang menurutnya bisa dikatakan tidak kondusif.0

"Penyuluh harus menjernihkan situasi tersebut," pintanya.

Saat ini Kemenag Kalsel memiliki 8 orang penyuluh agama Islam non PNS perkecamatan dan 193 penyuluh agama Islam PNS.(banjarmasinpost.co.id/irfani)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved